Jumat, 28 Oktober 2011

Proposal Usaha Optik


Kebutuhan akan penggunaan kacamata optik semakin tinggi. Sekitar 40 % penduduk Indonesia atau sekitar 80 juta orang di Indonesia membutuhkan kacamata (optik), hal ini disampaikan oleh Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil, dan aneka Depperin Ansari Bukhari. Inilah peluang Usaha yang sangat baik untuk  Anda, mengingat keuntungan dari harga jual kacamata per frame bisa mencapai 25% sampai 30%.
Konsumen
Yang menjadi sasaran pasar bisnis optic adalah masyarakat yang memakai kacamata untuk membantu melihat karena matanya kurang sehat. Kebanyakan konsumen bisnis optic adalah para pelajar, mahasiswa, karyawan,serta masyarakat umum yang kesehatan matanya sudah terganggu.
Info bisnis
Untuk memulai bisnis ini, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yaitu :
  1. melakukan survey pasar mengenai keberadaan optic yang ada di sekitar lokasi yang akan Anda jadikan sebagai tempat usaha.
  2. Kemudian yang perlu Anda perhatikan adalah persiapan modal usaha yang dibutuhkan untuk membuka bisnis ini.
  3. Jika bisnis Anda sudah mulai berdiri, langkah ang paling penting adalah memeperluas jaringan dengan cara berpromosi.
Kelebihan bisnis
Saat ini kebutuhan masyarakat akan kacamata semakin  meningkat, sehingga prospek bisnis ini pun juga semakin besar. Selain itupeluang pasar bisnis kacamata juga masih sangat terbuka lebar, Anda dapat menambahkan produk kacamata fantasi. Jadi sasaran pasar Anda tidak terpaku pada konsumen yang mengalami gangguan kesehatan mata saja.
Kekurangan bisnis
Geliat bisnis optic,  akan dihadapkan pada berbagai kendala antara lain daya beli masyarakat yang belum stabil, kadang naik dan turun. Kendala berikutnya yaitu persaingan bisnis yang cukup ketat, karena pelaku bisnis optic saat ini sudah banyak ditemui di kota maupun di daerah – daerah. Sedangkan kendala yang ketiga yaitu ketersediaan bahan yang harus disesuaikan dengan minat konsumen, sehingga pelaku bisnis harus jeli terhadap permintaan pasar saat ini. Agar tidak terjadi penumpukan bahan baku yang tidak laku, dan begitu juga sebaliknya tidak kekurangan bahan baku yang banyak diminati konsumen.
Pemasaran
Promosi yang dapat mendukung pemasaran bisnis optic yaitu dengan menyediakan layanan pemeriksaan mata dan konsultasi secara gratis. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan media promosi seperti brosur, leaflet, serta pemasangan iklan yang ada di media massa. Bahkan Anda juga bisa memanfaatkan media promosi dari mulut ke mulut, dengan memberikan kepuasan kepada setiap konsumen maka mereka akan mempromosikan keunggulan optic Anda kepada kerabat maupun teman – teman mereka. Sehingga informasi bisnis optic Anda dapat tersebar luas. Bila perlu adakan program diskon atau program lainnya secara berkala, sehingga loyalitas konsumen tetap terjaga.
Kunci sukses
Untuk memulai usaha ini, sebaiknya Anda belajar untuk menguasai tentang optik. Hal ini penting agar Anda bisa menentukan bahan dari optic yang bagus dan berkualitas dan juga jika ada konsumen tanya-tanya tentang optic Anda bisa menjawab sekaligus mengarahkan untuk mengunakan kacamata tertentu yang Anda jual. Kepuasan konsumen atas produk dan jawaban Anda sangatlah diutamakan, dengan begitu konsumen akan selalu kembali kepada Anda.
Analisa Usaha
Modal Awal:
Sewa toko                            Rp 9.000.000,00
Stok awal kacamata                   Rp 7.000.000,00
Alat periksa mata (trail lens)       Rp 2.000.000,00
Papan nama (neoon box)               Rp   500.000,00
Lighting                             Rp   500.000,00
Etalase                              Rp 3.000.000,00+
Jumlah                               Rp22.000.000,00

Penyusutan:
Masa pakai barang 4 tahun.
Nilai residu Rp 1.000,00
Penyusutan per tahun = (Rp 13.000.000 – Rp 1.000,00) : 4     = Rp 3.249.750,00
Penyusutan perbulan = Rp 270.850,00

Perhitungan laba / rugi per bulan
Penjualan per bulan :
Penjualan bruto                       Rp 15.000.000,00
Diskon rata – rata 5%                 Rp    750.000,00+
Penjualan neto                        Rp 14.250.000,00
Pembelian kacamata                    Rp  7.000.000,00 -
Laba kotor per bulan                  Rp  7.250.000,00

Biaya operasional
Sewa tempat
= Rp 9.000.000,00 : 12 bulan          Rp   750.000,00
Perlengkapan toko                     Rp   100.000,00
Biaya promosi                         Rp   300.000,00
Gaji 1 pegawai                        Rp 1.000.000,00
Biaya penyusutan                      Rp   270.850,00
Biaya listrik, air dan telepon        Rp   500.000,00
Biaya umum lainnya                    Rp   300.000,00+
Total                                 Rp 3.011.500,00

Laba bersih per bulan
= Rp  7.250.000,00 - Rp 3.011.500,00  = Rp 4.238.500,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)  = ± 5 bulan
Source :bisnisukm.com
Proposal Usaha Terkait :
Proposal Usaha Bisnis Franchise Laundry
Proposal Usaha Toko Kelontong
Proposal Usaha Toko Bahan Bangunan

7 komentar:

  1. kacamata itu termasuk alat kesehatan...
    jadi pengukuran dan pembuatannya harus sesuai dengan standart kesehatan...
    1. harus ada penanggung jawab
    2. harus ada izin dari dinas kesehatan

    BalasHapus
  2. Terima kasih masukan positifnya gan, buat tambah ilmu, :)

    BalasHapus
  3. harus ada surat ijin pendirian optik, juga ijazah minimal d3 refraksi optisi..
    Untuk mendapatkan surat ijin pendirian optik itu peralatan optik kita juga harus lengkap menurut standart optik..
    Kalo menurut saya sih ribet kalo pake nama 'optik'..mending toko kacamata aja gan..

    BalasHapus
  4. bos ini sewa perbulan.9 jt..apa pertahun

    BalasHapus
  5. Sekarang banyak optic abal2... Yg jalan dg cara keliling tanpa ada toko. Tanpa ada izin dll. Itu juga penghasilannya per bulan mencapai 8 sampai 10jtaan loh... Amazing...

    BalasHapus
  6. rezeki itu ALLAH yang atur....jadi jalani usaha yang sesuai dengan skill kita..n yg pnting jgn tipu muslihat...krn ingat...PENGHUNI NERAKA TERBANYAK ADALAH GOLONGAN PEDAGANG.....

    BalasHapus