Kamis, 27 Oktober 2011

Peluang Usaha Toko Bahan Bangunan (Material)


Manusia yang selalu membutuhkan makan, pakaian dan perumahan, ternyata dapat menciptakan berbagaipeluang usaha yang menjanjikan.Bisnis makanan, bisnis pakaian serta bisnis properti menjadi contoh peluang usaha yang muncul seiring dengan permintaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.
Salah satu bisnis yang saat ini berkembang pesat yaitu bisnis properti, kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal menjadikan peluang usaha ini dicari masyarakat. Saat ini peluang usaha properti, tidak hanya fokus membangun rumah dan menjualnya saja. Masih banyak peluang dalam binis properti yang dapat dicoba, salah satu bisnis yang mendukung kebutuhan properti seperti bisnis bahan bangunan juga memiliki prospek pasar yang cukup besar. Karena selama masih ada pembangunan rumah, kantor, sekolah, serta gedung lainnya, bahan bangunan seperti besi, semen, cat, keramik, dan kayu akan terus dibutuhkan pasar.
Konsumen
Sasaran pasar bisnis bahan bangunan adalah masyarakat umum yang sedang merencanakan pembangunan rumah, atau pembangunan gedung lainnya. Selain masyarakat umum, target pasar yang lebih luas seperti kontraktor proyek bangunan serta beberapa pelaku bisnis properti dapat dijadikan sebagai jaringan untuk memperoleh konsumen yang memerlukan bahan bangunan. Karena pelaku bisnis properti, membutuhkan material dan bahan bangunan untuk memenuhi permintaan perumahan dari konsumennya.
Info Produk
Bahan bangunan yang paling sering dibutuhkan pasar antara lain pasir, genteng, batu bata, besi, semen, paku, kayu, triplek, cat, pipa, dan masih banyak lagi bahan bangunan yang diminati pasar. Produk yang beredar dipasaran pun memiliki berbagai macam merek, dengan harga jual yang bervariasi sesuai dengan kualitas bahan bangunan tersebut.
Sekedar gambaran harga bahan bangunan saat ini, untuk pasir berkisar antara 100ribu sampai 170ribu, harga batu bata pres tangan Rp 300,- per buah dan untuk batu bata pres mesin dijual dengan harga sekitar Rp 450,- per buah. Sedangkan untuk harga semen saat ini berkisar 50ribu sampai 55ribu, harga jual tergantung merek semen. Biasanya untuk bahan bangunan harga yang ditawarkan bervariasi sesuai dengan kualitasnya, jadi bisa disesuaikan dengan kantong konsumen.
Pemasaran
Untuk memasarkan bahan bangunan, Anda dapat menjalin kerjasama dengan beberapa pihak yang menjalankan bisnis properti maupun kontraktor yang menjalankan proyek bangunan. Sehingga kebutuhan bahan bangunan yang mereka butuhkan, dapat Anda penuhi.
Disamping itu jika Anda memiliki modal yang cukup, Anda dapat membuka toko bahan bangunan sendiri. Dan untuk menarik minat pelanggan, Anda dapat memberikan potongan harga untuk pembelian diatas nominal tertentu. Atau bisa juga memberikan bonus produk tertentu, jika sudah membeli lebih dari nominal rata – rata yang telah ditentukan.
Sedangkan untuk memperluas jangkauan pasar, dapat Anda lakukan dengan memasang iklan di berbagai media. Seperti media cetak, media elektronik, maupun media online melalui internet untuk menjangkau konsumen yang ada di daerah – daerah.
Keuntungan usaha
Meningkatnya pembangunan yang saat ini banyak bermunculan, memberikan prospek besar bagi bisnis ini. Karena selama masih ada pembangunan, selama itu pula bahan bangunan akan dibutuhkan masyarakat. Disamping itu bahan bangunan tidak memiliki masa kadaluarsa seperti bahan makanan, sehingga stok barang dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama dengan resiko kerugian barang rusak yang tidak terlalu besar dibandingkan usaha lainnya.
Kendala usaha
Meningkatnya minat pasar, menjadikan banyak pelaku bisnis yang membuka bisnis bahan bangunan. Sehingga persaingan pasar semakin ketat, dengan menawarkan harga yang sangat bersaing. Selain itu selera konsumen akan produk bahan bangunan juga cepat berpindah sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan dunia properti, sehingga konsumen akan mencari produk bahan bangunan yang tipenya lebih baru sesuai mode perumahan saat ini.
Kunci Sukses
Perluas jaringan kerjasama Anda dengan pelaku bisnis lain yang dapat mendukung bisnis bahan bangunan Anda. Sehingga pemasaran produk bahan bangunan Anda lebih luas. Selain itu usahakan untuk mengikuti perkembangan pasar bahan bangunan yang paling banyak dicari saat ini, sehingga pelanggan Anda tidak akan berpindah ke tempat lain. Kualitas produk juga harus dijaga, karena konsumen biasanya mencari bahan bangunan yang berkualitas.
Analisa Usaha
Modal awal
Mobil pick up                          Rp  70.000.000,00
Bahan baku
( pasir, semen, batu bata, besi, cat ) Rp 100.000,000,00+
Total                                  Rp 170.000.000,00
Biaya penyusutan mobil selama penggunaan 5 tahun
 = 1/ 60 bulan x Rp 70.000.000,00 = Rp 1.166.600,00 

Biaya operasioal per bulan
Sewa tempat per bulan
( Rp   15.000.000,00/th : 12 bulan )    Rp  1.250.000,00
Belanja bahan baku per bulan            Rp 50.000.000,00
Gaji karyawan ( 2 x Rp 800.000,00 )     Rp  1.600.000,00
Transportasi                            Rp    600.000,00
Listrik                                 Rp    100.000,00
Penyusutan mobil                        Rp  1.166.600,00+
Total                                   Rp 54.716.600,00

Omset per bulan
Perhitungan omset per hari kurang lebih Rp 2.000.000,00,
dengan pendapatan sebagai berikut :
- Pendapatan pasir (6 x @ Rp 150.000,00 /m3) = Rp  900.000,00
- Semen ( 8 x @ Rp 53.000,00 / sak )         = Rp  424.000,00
- Batu bata ( 1.000 x Rp 300,00 /buah        = Rp  300.000,00
- Cat tembok ( 5 x @ Rp 75.000/ 5kg )       = Rp  375.000,00+
Total                                       = Rp 1.999.000,00
Jadi omset per bulan
( Rp 1.999.000,00 x 30 hari )              = Rp 59.970.000,00

Laba per bulan
( Rp 59.970.000,00 - Rp 54.716.600,00 )     = Rp 5.253.400,00

ROI (Return of Investment)
( modal awal : laba per bulan )      =   < 3 tahun
Source : bisnisukm.com
Artikel Terkait :
Proposal Usaha Lapangan Futsal
Proposal Usaha Bisnis Waralaba Alfamart
Proposal Usaha Salon Kecantikan

6 komentar:

  1. Peluang usaha di bidang properti memang tak ada matinya...

    BalasHapus
  2. Meningkatnya minat pasar diikuti dengan semakin meningkatnya para pelaku bisnis yang membuka usaha diidang yang sama. mesti lihai dalam bersaing.

    BalasHapus
  3. Memperluas jaringan adalah salah satu kunci sukses dalam berbisnis.

    BalasHapus
  4. bahan bangunan tidak memiliki masa kadaluarsa seperti bahan makanan. ini salah satu sisi praktis usaha dibidang properti.

    BalasHapus
  5. @armstrong : betul sekali bos,
    @security : setuju, kreatifitas pelu utk keberlangsungan suatu usaha,
    @motivator : setuju jga bos, jaringan sbgai pondasi usaha
    @industrial : yup,properti usaha brng dagang awet ,turnover lambat namun margin keuntungan besar
    thq all coment

    BalasHapus
  6. mas febri kalau bisa contentnya di buat kategori seperti usaha makanan,usaha jasa dll.bagus mas blognya membuka wawasan dan inspirasi

    BalasHapus