Friday, 20 April 2012

Mencoba Usaha Sop Buah


Segarnya Bisnis minuman Sup Buah mirip dengan rasanya sebab prospek bisnis ini masa depannya segar dan cerah. Supa buah biasa dijual dengan harga permangkoknya Rp.5000. Buah-buahan yang biasa di pakai adalah melon, apel, jeruk, anggur, mangga, pear, alpukat, semangka, stroberi, dan jambu biji. Untuk menjaga keaslian rasanya yang manis biasanya dibuatkan sirup sendiri.
Usaha sup buah selain mudah dijalankan juga modal yang diperlukan juga bisa di jangkau sebab hanya untuk belanja buah-buahan dan pemanisnya saja. Untuk tahap awal memang agak besar sedikit yaitu untuk membuat gerobak. Semua usaha pasti ada kelemahannya termasuk usaha jualan es sup buah ini. Kelemahannya adalah kondisi cuaca yang tak menentu sebab jika kondisi cuaca dingin atau hujan dapat menurunkan minat konsumen untuk minum es.
Berikut ini analisa bisnis jualan es sup buah.
Modal awal
Gerobak                                                                       Rp 2.700.000,00
Peralatan( mangkok,sendok, pisau, dll)                             Rp    500.000,00
Meja dan kursi panjang dari kayu                                     Rp    350.000,00
Perlengkapan lain                                                          Rp     50.000,00 +
Total                                                                           Rp 3.600.000,00

Bahan-bahan sop buah:
(bahan-bahan ini bisa di tambahkan atau di kurangi sesuai selera Anda)
150 gr mangga, potong2
150 gr stroberi, potong2
150 gr bengkuang, potong2
150 gr melon, potong2
150 gr nanas, potong2
150 gr apel, potong2
1 bh kelapa muda, keruk panjang
100 gr yogurt segar
750 ml susu segar
200 ml sirup vanili
es batu
Cara membuat sop buah mudah:
1. Siapkan buah-buahan, lalu masukkan ke dalam mangkuk.
2. Tambahkan yogurt, susu segar dan sirup vanili. Diamkan dalam lemari es selama 1 jam.
3. Hidangkan dengan menambahkan es batu.

Peluang Usaha Lainnya :

Tuesday, 17 April 2012

Usaha Gula Semut


Gula semut merupakan gula merah versi bubuk dan sering pula disebut orang sebagai gula kristal. Dinamakan gula semut karena bentuk gula ini mirip rumah semut yg bersarang di tanah. Bahan dasar untuk membuat gula semut adalah nira dari pohon kelapa atau pohon aren(enau). Karena kedua pohon ini masuk jenis tumbuhan palmae maka dalam bahasa asing, secara umum gula semut hanya disebut sebagai Palm Sugar atau Palm Zuiker.
Permintaan akan gula semut terus meningkat dari waktu ke waktu. Ini tidak lepas dari usaha para produsen gula semut yang terus melakukan pendidikan pasar. Terutama terhadap target pasar industri yang sangat mempertimbangkan efisiensi, mereka terus menonjolkan sisi kepraktisan dari gula semut dibandingkan dengan menggunakan gula merah biasa.
Prinsip membuat gula semut tidak berbeda dari membuat gula aren cetak biasa.Yang kita perlukan adalah nira segar, warna bening kekuningngan dan berbau harum. Nira yang sudah mengalami proses peragian atau cenderung menjadi lahang (cuka aren) tidak akan bisa menjadi gula semut.


Untuk mendapatkan bahan baku gula semut yang prima, nira hasil pengumpulan sehari langsung di godog (dipanaskan) dalam sebuah wajan. Bila jumlahnya tidak mencukupi, calon gula semut ini "parkir" sejenak di kuali untuk menunggu hasil sadapan berikutnya.Menumpuk "calon gula semut" seperti ini memang paling aman dari pada menimbun nira dalam bentuk cairan. Ketika hasil sadapan yang baru turun, nira segar ini langsung diceburkan ke adonan calon gula tadi untuk di godog lebih lanjut.

Selama proses pemasakan, api harus dijaga, jangan sampai terlalu besar untuk mencegah jangan sampai lidahnya menjilat permukaan kuali. Kalau ini dibiarkan, sirop gula akan gosong, berwarna hitam, rasanya pahit dan keharumannyapun menghilang berganti dengan bau asap. Tujuan dari penggodongan adalah menguapkan kandungan air sehingga yang tertinggal adalah sirup gula kental seperti foto diatas.Tanda-tandanya adalah membutuhkan tenaga ekstra saat mengaduk dan apabila dituang, sirup gula jatuhnya tidak mengucur melainkan terputus-putus. . Sampai di tahap ini terjadi perbedaan treatment antara gula cetak aren dan gula semut aren. Yang hendak dicetak, langsung dituang ke dalam potongan-potongan bambu atau setengah tempurung kelapa.

Sementara calon gula semut, dibiarkan istirahat sejenak. Setelah agak dingin baru diaduk-aduk/di godek kembali agar pengurangan panasnya terjadi secara merata.Pengadukan dilakukan dalam wajan yang sama dengan menggunakan sebatang kayu pendek sampai gula tersebut mengkristal. Setelah beberapa lama pengadukan diteruskan dengan punggung batok kelapa bergagang dengan tujuan agar kristal-kristal gula lebih halus dan merata.





Peluang Usaha Lainnya  :

Usaha Gula Kelapa

Usaha Manisan Kering

Membuka Usaha Es Cincau



Cara Beternak Burung Kenari


Tips ternak kenari bagi pemula


Dalam beternak kenari ada beberapa factor yang harus diperhatikan yaitu usia kenari, jenis kelamin, sarana penunjang ternak dan ilmu tentang ternak.

Usia Kenari

Usia menjadi factor penentu berhasil atau tidaknya dalam beternak kenari, usia yang terbaik dalam beternak adalah jangan terlalu muda atau jangan terlalu tua. Kenari siap ternak minimal 6 bulan untuk kenari betina dan 8 bulan untuk kenari jantan, tetapi untuk kenari besar seperti Yorkshire dan turunannya sedikit lambat birahi minimal usia 1 tahun.

Jenis kelamin

Anda sebagai peternak harus menguasai ciri-ciri kenari jantan atau betina, dalam menentukan jenis kelamin kenari cukup sulit bagi pemula tetapi bagi hobis senior sangat mudah menentukannya mereka cukup melihat dari postur tubuh kenari walaupun dalam kasus tertentu Kadang-kadang ada kenari yang sangat sulit ditentukan jenis kelaminnya.
Adapun cirinya yaitu :
1.   Kenari jantan diusia muda ± umur 1.5 keatas sudah mulai belajar bunyi / ngriwik.
2.   Ukuan tubuh / bodi jantan cenderung ramping (memanjang), leher agak panjang, jika betina bodi kelihatan agak bulat.
3.  Anus jantan bila dilihat ( dengan cara ditiup agar bulu disekitar tidak menghalangi) menonjol tegak lurus /vertikal, jika betina sebaliknya / horisontal.
4.  Jantan dewasa berbunyi nyaring dan nge roll.


Sarana Penunjang dalam beternak.

Kadang-kadang kita dalam beternak tidak terlalu memperhatikan hal-hal kecil seperti posisi kandang ternak, lingkungan kandang ternak dan saran penunjangnya. Jika hal-hal tersebut kurang diperhatikan akan mengakibatkan kekesalan di kemudian hari. Contohnya pada saat penempatan kandang ternak kita tidak memperhatikan feng shui (he..he.. maaf becanda) lingkungan di sekitar kandang ternak. Penempatan yang terbaik yaitu sangkar atau kandang ternak menempel ke dinding disamping kiri dan kanan sangkar ditutup. Sangkar ternak di tempatkan di daerah yang bebas dari gangguan serangga atau binatang lainnya seperti tikus, cicak dll.

Untuk menghindari dari serangan serangga seperti semut daerah sekeliling sangkar yang menempek ke tembok di kelilingi dengan kapur bagus (kapur ajaib). Jika kandang ternak besar menggunakan kaki maka kaki-kakinya diolesi oli. Sedangkan pengganggu utama selain semut yaitu tikus, tikus sebetulnya hanya mengambil makanan kenari hanya kalau melihat kenari lengah ya di hajar juga dan kejadian ini
sering sekali dialami oleh hobis. Dengan penempatan sangkar di dinding diharapkan bisa meminimalkan serangan tikus hanya kadang-kadang tikus juga pintar mencari celah untuk itu anda harus hati-hati dalam penempatan kandang yang terbaik sich menggunakan kandang aluminium. Saya punya pengalaman mengenai kandang ternak yang diserang semut …….. beruntung cepat ketahuan sehingga induknya masih tertolong tetapi anaknya sebagian besar mati dan selanjutnya mati semua karena induknya menjadi over protective (mengenai sifat over protective akan saya bahas di waktu yang lain).

Proses penjodohan.
Jika anda sudah mempunyai sepasang kenari dengan usia siap ternak proses selanjutkan yaitu proses  penjodohan. Proses penjodohan yaitu kenari jantan dan betina di tempatkan pada sangkar yang berbeda, dan kedua sangkar tersebut ditempatkan saling berdekatan. Dalam hal ini banyak new comer (peternak pemula) yang tidak sabar menjalani proses penjodohan mereka langsung masukin jantan dan betina kedalam satu kandang.

Dengan adanya proses penjodohan anda akan mengetahui kesiapan kenari tersebut, jika belum jodoh langsung dimasukan ke dalam satu sangkar akibatnya kedua kenari tersebut bisa berantem. Apabila terjadi perkelahian diantara keduanya dan salah satu kenari ada yang kalah maka waktu penjodohan akan lama lagi, terutama jika yang kalah kenari jantan proses penjodohan semakin lama karena anda harus mengkondisikan si jantan agar berani mendekati betinanya. Ada beberapa tip untuk meningkatkan birahi yaitu :
Kenari di beri makanan yang bergizi tinggi seperti telor puyuh, multivitamin dll, Dijemur setiap pagi. Pada saat menjemur dan proses penjodohan sangkar jantan dan betina digandengkan terus menerus, kalau ada jantan lain sekali-kali dipanas-panasin dengan menggunakan jantan lain. Disangkar tempat betina disediakan sangkar berikut isinya. Jangan lupa berdo’a agar kenari yang diternak bisa cepat jodoh dan menghasilkan anak yang berkualitas.


Proses Ternak.

Proses selanjutnya yaitu menyatukan kedua kenari tersebut. Adapun cirri-ciri kenari siap ternak (sudah jodoh) yaitu :
pada saat jantan didekatkan dengan betina sijantan akan mengejar/menabrak sangkar dengan bunyi yang kenceng dan betinanya menggelepar-geleparkan sayapnya tanda  minta kawin.
Pada saat sore hari atau menjelang tidur kenari betina dan jantan tidur berdekatan.
Sewaktu-waktu antara kenari betina dan jantan saling meloloh makanan.
Jika didalam sangkar betina di dikasih sarang beserta isinya, kenari betina akan menyusun atau merapihkan isi sarang, jika isi sarang sudah disusun biasanya betina siap ternak.

Dalam menyatukan kedua kenari tidak ada aturan waktu yang baku anda boleh kapan saja menyatukannya, hanya pengalaman saya waktu yang terbaik yaitu sore hari. Dengan menyatukan sore hari diharapkan pada malam hari keduanya sudah rukun sehingga pagi harinya sudah jodoh. Karena sudah mengalami masa penjodohan maka pada saat penyatuan tidak terlalu riskan berantem tetapi kita harus terus memantau karena takutnya terjadi berantem.

Setelah keduanya rukun coba perhatikan isi sarang kalau isi sarang kotor maka ganti isi sarang tersebut dan sebagian isi sarang simpan di dasar sangkar biasanya isi sarang didasar sangkar akan dipindah ke dalam sarang. Untuk memperhalus sarang kenari betina biasanya suka mencabuti bulu halus jantannya atau bulu halus dari kenari betina, biasanya jika di dalam sarang sudah ada bulu-bulu halus tandanya tidak lama lagi induk betina akan bertelor. Untuk mempercepat proses bertelor dan mengurangi mencabuti bulu halus pengalaman saya kedalam sangkar dimasukkan kapas secukupnya. Demikian dulu tulisan mengenai proses penjodohan takutnya terlalu kepanjangan……nanti saya lanjutkan dilain waktu…………..


Dicopy dari : Burungkenariku.wordpress.com


Tips ternak kenari bagi pemula (lanjutan)
Setelah masa penjodohan berjalan dengan baik dimana induk jantan dan betina sudah terlihat akur kadang-kadang saling meloloh, proses selanjutnya yaitu mengkondisikan agar indukan bisa bertelor dan merawat anak dengan baik. Tidak lama setelah indukan di masukkan kedalam kandang ternak kenari betina akan bertelor, pada saat indukan kenari bertelor harus kita perhatikan beberapa hal diantaranya jika indukan kenari betina baru pertama kali bertelor harus hati-hati dalam penangannya. Jika salah dalam penangan bisa berakibat patal. Kita sebagai peternak jangan terlalu sering menengok sangkar ternak terutama pada saat induk betina sedang mendekam di sarang jangan sekali-kali memaksa melihat telor.  Pada saat indukan sedang bertelor jangan lupa menyediakan tulang sotong  atau kalsium makanan jangan sampai telat dan gizinya harus mencukupi.

Telor kenari akan menetas 14 hari setelah dierami, dua atau tiga hari menjelang telor menetas indukan harus dibiasakan diberi pakan lunak untuk anak-anak kenari.  Makanan lunak ini yaitu biskuit, telor puyuh, taoge dll. Menurut informasi dari internet peternak-peternak luar negeri pada saat indukan meloloh anak suka memberi kecambah (taoge). kecambah sangat bergizi tinggi dan mudah dicerna. Dengan diberi kecambah anak kenari cepat besar dan sehat. Kebiasaan memberikan kecambah pada anak-anak kenari dilanjutkan sampai anak kenari bisa makan sendiri.

Adapun cara membuat kecambah yaitu pakan bijian seperti canary seed, millet putih, biji sawi di masukkan ke mangkuk kemudian dicuci sampai bersih. Setelah pakan dicuci bersih kemudian buang air dari mangkuk, jika air sudah terbuang semua mangkuk yang berisi pakan yang sudah dicuci bersih ditutup dengan kain basah. Diamkan sampai 1 malam periksa pakan apakah biji kenari, millet dan buah sawi sudah menjadi kecambah atau belum, jika belum cuci
bijian tersebut kemudian ditutup kembali dengan kain basah.

Kecambah diberikan sehari 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Untuk pemberian kecambah pada sore hari jangan terlalu banyak cukup habis dimakan 1 atau 2 jam jangan sampai ada kecambah yang tertinggal semalaman karena takutnya malah menjadi bibit penyakit.  

Selain diberi kecambah jangan lupa setiap hari diberi telor puyuh secukupnya, kalau telor cukup sehari 1 kali. Telor puyuh sangat bermanfaat untuk pertumbuhan anak-anak kenari, telor puyuh diberikan sampai anak-anak kenari usia 2 bulan. Untuk usia 2 bulan keatas telor puyuh dikurangi, efek pemberian telor puyuh menjadi anak kenari gendut-genduk. Pada usia 3 bulan keatas kenari diharapkan jangan terlalu gendut karena biasanya kalau kegendutan akibatnya malas bunyi.

Anak kenari akan tingal di sarang selama 21 hari, tetapi sebelum usia 21 hari anak-anak sudah bertengger di bibir sarang…..

Kendala-kendala dalam beternak kenari.
  

Beternak kenari merupakan kegiatan yang terdiri dari beberapa proses yang saling berkaitan, peternak diharapkan sabar dalam menjalani setiap proses yang dilalui. Dalam setiap proses ada beberapa hambatan yang cukup mengganggu, peternak harus bisa memecahkan setiap kendala. Banyak hambatan yang anda hadapi diantaranya :
Induk betina tidak mau bertelor penyebabnya bisa bermacam-macam di antaranya usia masih muda, tempat sarang kurang nyaman bagi induk kenari, ada binatang pengganggu.
Telor tidak menetas penyebabnya terdiri dari beberapa faktor yaitu indukan terlalu muda, birahi kedua indukan tidak bersamaan, indukannya steril, pada saat kawin tidak terjadi pembuahan dll.
Telor menetas tetapi anaknya mati setelah menetas penyebabnya yaitu indukan kurang gizi, ada binatang pengganggu sehingga induknya tidak mau meninggalkan sarang akibatnya anaknya tergencet.
Ada kebiasaan induk mencabuti bulu muda anaknya penyebabnya karena induknya sudah merasakan enaknya bulu muda dari anaknya, untuk menghilangkan kebiasaan ini cukup sulit pendapat saya lebih baik indukan diganti.

Seperti sekian dulu artikel ini kalau kebanyak nanti cape baca insya Allah nanti akan saya lanjutkan lagi.



Peluang Usaha Lainnya  :



Wednesday, 4 April 2012

Berjualan Kue Serabi


Serabi atau Srabi adalah jajanan khas Solo, terbuat dari santan kelapa dengan sedikit campuran tepung, yang menjadikannya gurih. Biasa juga diberi taburan berupa potongan pisang, nangka atau bahkan meses dan keju bila suka.
Bahan Serabi Solo :
  • 100 gr tepung beras
  • 1 sdm tepung terigu
  • 350 ml santan kental
  • 25 gr gula pasir
  • 1/2 sdt vanili bubuk
  • 1/2 sdt yeast/fermipan
  • 1/4 sdt baking soda
  • daun pandan secukupnya
  • 1/4 sdt garam
  • daun pisang secukupnya
Bahan taburan :
  • nangka potong dadu kecil
  • pisang iris kecil
  • meisis
Cara Membuat Serabi Solo :
  1. Panaskan santan dan daun pandan, aduk2 hg mendidih, lalu diamkan santan sp suam kuku/hangat.
  2. Ambil kira-kira 50 ml santan bagian atasnya untuk areh.
  3. Campur semua bahan kering, aduk sampai rata.
  4. Tuangkan 300 ml santan, sedikit-sedikit sambil diaduk rata.
  5. Keplok-keplok adonan sampai adonan licin, lalu diamkan selama 1 jam sampai adonan berbusa.
  6. Panaskan cetakan serabi dengan api sedang.
  7. Aduk-aduk adonan, tuang 1 sendok sayur adonan ke dalam cetakan serabi.
  8. Ratakan pinggirnya menggunakan punggung sendok sayur.
  9. Tunggu sampai permukaan serabi berlubang, lalu beri 1 sdt santan areh dan bahan taburan diatasnya.
  10. Tutup cetakan, masak hingga serabi matang.
  11. Siapkan daun pisang, potong kecil-kecil, angkat serabi langsung letakkan diatas daun pisang.
  12. Sajikan hangat…



Peluang Usaha Lainnya  :



Usaha Gula Kelapa


Gula kelapa dibuat dari bahan nira kelapa (legen). 
Cara pembuatan gula kelapa cukup sederhana yaitu 
1. Pertama nira kelapa atau legen disaring agar bersih kemudian dididihkan menggunakan jadi/kenceng atau alat lain yang permukaannya lebar. 
2. Selama proses tanak gula kelapa harus sering diaduk agar tidak hangus. 
3. Setelah menjadi pekat gula diturunkan sambil terus diaduk. Adonan yang siap dicetak dituangkan ke dalam cetakan yang terbuat dari tempurung berupa lingkaran yang terbuat dari iratan bambu, bambu yang dipotong-potong, paralon, atau kotak-kotak yang terbuat dari kayu. 
4. Setelah gula dingin dan mengeras dikeluarkan dari cetakan. 
5. Pengemasan dilakukan dengan cara membungkus gula dengan krakas/daun pisang kering, atau daun waru kering untuk gula yang dicetak memakai tempurung. Klaras dan daun kelapa atau gedebok pisang yang dikeringkan untuk gula yang dicetak berbentuk lingkaran datar. Pengemasan juga bisa menggunakan plastik terutama untuk gula yang berbentuk balok. Gula yang sudah dikemas kemudian disimpan di tempat yang kering dan siap untuk dipasarkan.
Dalam pemasarannya, gula kelapa melalui dua saluran distribusi, yaitu 
1. Pemasaran langsung kepada konsumen. Pemasaran langsung kepada konsumen sebagai bahan pemanis bagi ibu rumah tangga maupun sebagai bahan pelengkap dalam industri makanan atau minuman, antara lain  gula kacang (ampyang), enting-enting, kue satu, nopia, wajik, kecap, dan lain sebagainya. 
2. Pemasaran kepada  pedagang pengumpul kecil maupun besar. Pedagang pengumpul yang banyak berperan dalam pemasaran produk dari produsen, memasarkan kepada konsumen, pedagang pengecer maupun pedagang menengah/besar.

Peluang Usaha Terkait  :

Monday, 19 March 2012

Budidaya Tanaman Padi (Analisa Usaha)


  1. Analisis Usaha Budidaya
Harga padi yang sangat ditentukan pemerintah menyebabkan petani sering kali
merugi karena modal dasar tidak seimbang dengan harga gabah. Keadaan ini
semakin memburuk dengan dihilangkannya subsidi pupuk. Petani menjual padi ke Bulog dengan harga yang ditentukan pemerintah (saat ini seharga Rp. 2.100-
1.500/kg). Pada saat penen raya, bulog tidak memiliki cukup uang untuk membeli
padi rakyat sehingga menunggak pembayaran ke petani. Keadaan ini sangat
merugikan petani. Budidaya padi untuk mencapai keuntungan yang layak sulit
diwujudkan.
Perkiraan analisis budidaya padi (nasional) permusim panen dengan luas lahan 1
hektar masa tanam tahun 1999. (sumber: Departemen Pertanian)

a)Biaya produksi
1.Sewa lahanRp.    600.000,-
2.Bibit: benih 25 kg @ Rp. 3.000,-Rp.      75.000,-
3.Pupuk
- Urea: 200 kg @ Rp. 1.115,Rp.    223.000,-
- ZA: 50 kg @ Rp. 1.000,Rp.      50.000,-
- SP-35: 100 kg @ Rp. 1.600,Rp.    160.000,-
- KCl: 75 kg @ Rp. 1.650,Rp.    123.750,-
- PPC/ZPTRp.      64.000,-
4.PestisidaRp.    600.000,-
5.Tenaga kerja
- Persemaian 5 HOK @ Rp. 8.000,-Rp.      40.000,-
- Pengolahan tanah dgn mesin 15 HOK @ Rp. 15.000Rp.    220.000,-
- Menanam 20 HOK @ Rp. 6.000,-Rp.    120.000,-
- Penyiangan 15 HOK @ Rp. 8.000,-Rp.    120.000,-
- Pemupukan 9 HOK @ Rp. 8.000,-Rp.      72.000,-
- Pemberantasan OPT 4 HOK @ Rp. 8.000,-Rp.      32.000,-
6.Panen dan pascapanen
- Merontok, keringkan, angkut 72 HOK @ Rp. 8.000,-Rp.    576.000,-
- Ongos angkut ke pasarRp.      26.918,-
7.Bunga BankRp.    148.037,-
Jumlah biaya produksiRp. 2.994.705,-
b)Pendapatan 4.201 kg (GKG) @ Rp.1.450,-Rp. 6.091.450,-
c)KeuntunganRp. 3.096.745,-
d)Parameter kelayakan usaha
1.B/C Ratio= 1,03



2. Gambaran Peluang Agribisnis

Beras adalah makanan pokok sumber karbohidrat yang paling banyak dikonsumsi di
dunia. Kebutuhan beras nasional tidak terpenuhi oleh produksi beras dalam negeri
karena itu kita masih selalu mengimpor beras. Pemerintah, pada tahun 1998
mengimpor 3,1 juta ton beras untuk mengantisipasi kebutuhan beras masyarakat.
Dengan memperhatikan hal di atas seharusnya agribisnis padi dapat menarik banyak
para investor. Namun demikiaan, dilain pihak, harga beras sangat ditentukan
pemerintah dan tidak dinamis seperti halnya tanaman hortikultur atau perkebunan
sehingga umumnya petani padi sering merugi. Tanpa perubahan tata niaga beras
dan pengurangan campur tangan pemerintah, agribisnis padi akan tetap tidak
banyak diperhitungkan dan diminati oleh investor di bidang pertanian.



Peluang Usaha Lainnya  :





Beternak Ayam Buras


1. PENDAHULUAN
Perkembangan ayam buras (bukan ras) atau lebih dikenal dengan sebutan ayam kampung di Indonesia berkembang pesat dan telah banyak dipelihara oleh peternak-peternak maupun masyarakat umum sebagai usaha untuk memanfaatan pekarangan, pemenuhan gizi keluarga serta meningkatkan endapatan. Dikarenakan dengan pemeliharaan sistem tradisional, produksi telur ayam buras sangat rendah, ± 60 butir/tahun/ekor. Berat badan pejantan tak lebih dari 1,9 kg dan betina ± 1,2 ~ 1,5 kg, maka perlu diintensifkan. Pemeliharaan yang intensif pada ayam buras, dapat meningkatkan produksi telur dan daging, dapat mencegah wabah penyakit dan memudahkan tata laksana.
Sistem pemeliharaan ayam buras meliputi : bibit, pemeliharaan, perkandangan, pakan dan pencegahan penyakit.
Ciri-ciri bibit yang baik :
a. Ayam jantan
- Badan kuat dan panjang.
- Tulang supit rapat.
- Sayap kuat dan bulu-bulunya teratur rapih.
- Paruh bersih.
- Mata jernih.
- Kaki dan kuku bersih, sisik-sisik teratur.
- Terdapat taji.
b. Ayam betina (petelur) yang baik
- Kepala halus.
- Matanya terang/jernih.
- Mukanya sedang (tidak terlalu lebar).
- Paruh pendek dan kuat.
- Jengger dan pial halus.
- Badannya cukup besar dan perutnya luas.
- Jarak antara tulang dada dan tulang belakang ± 4 jari.
- Jarak antara tulang pubis ± 3 jari.

3. PEMELIHARAAN
Ada 3 (tiga) sistem pemeliharaan :
a. Ekstensif (pemeliharaan secara tradisional = ayam dilepas dan mencari pakan sendiri).
b. Semi intensif (ayam kadang-kadang diberi pakan tambahan).
c. Intensif (ayam dikandangkan dan diberi pakan).

Apabila dibedakan dari umurnya, ada beberapa macam pemeliharaan, yaitu :
a. Pemeliharaan anak ayam (starter) : 0 - 6 minggu, dimana anak ayam sepenuhnya diserahkan kepada induk atau induk buatan.
b. Pemeliharaan ayam dara (grower) : 6 - 20 minggu.
c. Pemeliharaan masa bertelur (layer) : 21 minggu sampai afkir (± 2 tahun).

Untuk memperoleh telur tetas yang baik, diperlukan 1 (satu) ekor pejantan melayani 9 (sembilan) ekor betina, sedangkan untuk menghasilkan telur konsumsi, pejantan tidak diperlukan.

4. PERKANDANGAN
Fungsi kandang yaitu :
a. Untuk tempat berteduh dari panas dan hujan.
b. Sebagai tempat bermalam.
c. Untuk memudahkan tata laksana.

Syarat kandang yang baik, yaitu :
a. Cukup mendapat sinar matahari.
b. Cukup mendapat angin atau udara segar.
c. Jauh dari kediaman rumah sendiri.
d. Bersih.
e. Sesuai kebutuhan (umur dan keadannya).
f. Kepadatan yang sesuai.
g. Kandang dibuat dari bahan yang murah, mudah didapat dan tahan lama.

Kepadatan kandang :
a. Anak ayam beserta induk : 1 - 2 m2 untuk 20 - 25 ekor anak ayam dan 1 - 2induk.
b. Ayam dara 1 m2 untuk 14 - 16 ekor.
c. Ayam masa bertelur, 1 - 2 m2 untuk 6 ekor dan pejantan 1 ekor.

5. PAKAN
Zat-zat makanan yang dibutuhkan terdiri dari : protein, energi, vitamin, mineral dan air. Adapun konsumsi pakan adalah sebagai berikut :
- Anak ayam dara 15 gram/hari
- Minggu I-III 30 gram/hari
- Minggu III-V 60 gram/hari
- Minggu VI sampai menjelang bertelur 80 gram/hari
- Induk 100 gram/hari

Pemberian pakan adalah sehari dua kali, yaitu pagi dan sore, sedangkan air
minum diberikan setiap saat.

6. PENYAKIT DAN PENCEGAHAN
1) ND = Necastle Desease = Tetelo
Pencegahan: lakukan vaksinasi ND secara teratur pada umur 4 hari, 4
minggu dan 4 bulan diulangi lagi setiap 4 bulan sekali.
2) Cacingan
     Pencegahan : hindarkan pemeliharaan tradisional.
3) CRD (pernafasan)
Pengobatan : Chlortetacyclin (dosis 100-200 gr/ton ransum) atau tylosin (dosis 800 -1000 gr/ton ransum).
4) Berak Darah
Pengobatan : Prepara Sulfa atau anyrolium dilarutkan dalam air minum, dosis 0,012 -0,024% untuk 3 - 5 hari.
5) Pilek
Pengobatan : sulfadimetoxine 0,05% dilarutkan dalam air minum selama 5 -
7 hari.
6) Cacar
Pencegahannya : vaksinasi 1 kali setelah lepas induk.




Source  :  epetani.deptan.com

Peluang Usaha Lainnya  :