Tuesday, 24 July 2012

Membuat Hamburger Sebagai Peluang Usaha


Bisnis makanan adalah salah satu jenis bisnis yang  cukup menguntungkan  dan  mudah  untuk dijalankan. Ada berbagai jenis bisnis makanan yang  dapat anda jalankan, mulai dari makanan siap saji, makanan kering dsb. Salah satu jenis bisnis makanan yang  cukup ramai adalah jajanan untuk anak sekolah. Ada berbagai jenis makanan yang dapat Anda jadikan pilihan, namun alangkah baiknya jika kita mulai memikirkan  kesehatan generasi penerus bangsa ini, yakni dengan jajanan sehat yang terbebas dari bahan pengawet, pewarna serta bahan kimia berbahaya lainnya.  Jajanan yang  higienis serta memiliki  kandungan gizi bagi yang  mengonsumsinya.
Salah satu jenis makanan yang  dapat dijadikan pilihan adalah Hamburger. Mengapa hamburger menjadi pilihan? Hamburger cukup populer di kalangan anak-anak, penyajiannya cukup praktis, mengenyangkan  dan cukup kalori serta nilai  gizinya  yakni dari  daging, sayuran serta telor dan bahan tambahan lainnya. Bahan-bahannya mudah didapat dan harganya relatif terjangkau bagi anak-anak.
Strategi bisnis yang dapat Anda terapkan adalah :
  • Anda dapat menyajikan hidangan burger sesuai dengan anggaran Anda, yakni membuat  bahan baku ingridiennya seperti membuat daging  burger sendiri ataupun membeli daging burger yang  siap masak yang  banyak tersedia dipasaran. Hal ini disesuaikan dengan harga jual yang  Anda patok untuk setiap hamburgernya.
  • Ragam bahan tambahan yang  ingin Anda gunakan  dalam produk  Anda juga sesuai dengan harga yang  Anda patok  untuk satu porsi hamburger Anda seperti penambahan keju, telur aneka jenis sayuran dan saus.
  • Kemasan yang Anda gunakan dibuat simpel dan memudahkan  dalam menyantap hamburger serta menarik bagi anak-anak.
  • Satu hal lagi yang  tak kalah penting  adalah lokasi usaha yang  strategis juga mendukung keberhasilan  bisnis hamburger Anda. Jika berupa grobak atau tempat mangkal, cari lokasi yang  dekat dan mudah dijangkau oleh anak-anak sekolah.
  • Iklan atau pengenalan dari produk hamburger juga diperlukan. Anda bisa menyebarkan brosur yang  menarik untuk memberitahukan  keberadaan usaha hamburger Anda.
  • Promo yang menarik  merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan penjualan Anda. Misalnya dengan pemberian harga khusus/discount untuk pembelian jumlah tertentu. Harga promo untuk produk baru dsb.
Sebagai refrensi berikut salah satu resep Hamburger, Anda dapat mengubah ataupun mengganti sesuai dengan kebutuhan usaha Anda!
RESEP HAMBURGER
Bahan Daging :
o 300 gr daging giling tanpa lemak
o ½ buah bawang bombay, cincang halus
o 2 sdm kecap inggris
o 50 gr tepung panir halus
o 1 ½ sdt garam
o ½ sdt merica bubuik
o 1 sdt pala bubuk
o ½ sdt gula pasir
o 1 sdt kecap manis
o 3 sdm susu cair
Bahan Pelengkap
o 6 buah roti hamburger
o 6 lembar daun selada
o 1 buah tomat, iris melintang tipis
o 1 buah mentimun, iris serong tipis 6 lembar keju
o 60 gram mayones
o 30 gram saus sambal
o 60 gram saus tomat
o 25 gram mustard
Bahan Olesan
o 2 sdt kecap manis
o 2 sdt kecap inggris
o 2 sdt margarin
Cara Membuat
o Aduk rata semua bahan daging. Bentuk bulat pipih.
o Campurkan semua bahan olesan.
o Panggang daging yang telah dibentuk sambil diolesi campuran bahan olesan.
o Bolak-balik hingga daging matang.
o Susun sayuran, daging yang telah dipanggang, dan keju di atas potongan roti. Tambahkan mayones, saus sambal, saus tomat, dan mustard. Tutup dengan potongan roti bagian atas.
Agar lebih menarik untuk anak-anak, bagian atas ataupun dalam penyajiannya dapat dihias sehingga lebih meriah bagi anak-anak.


Peluang Usaha Lainnya :

Usaha Bawang Goreng


Mempunyai suatu usaha bukan berarti kita harus memulai segala sesuatunya dengan yang serba sulit dan dengan modal yang besar. Seandainya Anda seorang karyawan atau ibu rumahtangga sekalipun, meskipun dengan daftar pekerjaan Anda sudah cukup panjang tetapi bukan berarti tidak boleh memiliki usaha sampingan. Jenis usaha yang tepat adalah usaha yang tidak memerlukan waktu pengerjaan yang lama dan proses yang rumit. Bahan dan cara pengolahan yang sederhana, namun demikian tingkat kebutuhan pasarnya cukup tinggi. Salah satu peluang usaha yang dapat dijadikan alternatif adalah Usaha Pembuatan Bawang Goreng atau bawang goreng siap pakai dalam kemasan. Mungkin sebagian besar orang mempunyai anggapan usaha pembuatan bawang goreng kurang menarik. Namun jangan jika kita perhatikan lebih jauh hampir sebagian besar penjual makanan menggunakan bawang goreng sebagai pelengkap makanannya, sebut saja tukang baso, penjual gado-gado dsb, rata-rata mereka memilih membeli jadi bawang goreng sebagai pelengkap dagangannya. Belum lagi banyak juga ibu-ibu rumah tangga yang merasa lebih praktis menggunakan bawang goreng yang sudah jadi. Nah semakin nyata bukan peluang usaha ini untuk ditekuni lebih lanjut.
Ketika Anda sudah mulai tertarik untuk menekuni bisnis Pembuatan Bawabg Goreng ini, ada baiknya dilakaukan pesiapan-pesiapan yang matang. Dengan bahan baku yang dengan mudah diperoleh dipasaran dan peralatan yang cukup disediakan dari dapur rumah Anda, usaha ini sudah siap untuk dijalankan. Hampir semua orang terutama kaum perempuan bisasa membuat bawang goreng, namun demikian berikut ulasan singkat cara pembuatan bawang goreng.
BAHAN
Sebagai bahan utamanya adalah bawang merah, sebaiknya dipilih bawang ukuran besar atau sedang sehingga memudahkan dalam pemotongannnya serta menjaga tampilan akhir bawang goreng yang dihasilkan. Sedangkan sebagai bahan campuran/pendukung diperrlukan Tepung Terigu, Tapioka, Minyak goreng serta garam dapur.
PERALATAN
  • Pisau dan talenan. Alat ini digunakan untuk mengiris umbi bawang merah. Atau untuk lebih praktisnya menggunakan Alat pengiris yang banyak tersedia dipasaran, ada yang manual juga tersedia alat yang sudah dilengkapi dengan listrik sehingga proses pengirisan lebih mudah dan cepat serta hasilnya lebih rapih dan seragam.
  • Baskom. Alat ini digunakan untuk menampung hasil irisan.
  • Wajan atau penggorengan. Alat ini digunakan untuk menggoreng irisan bawang.
  • Kompor
  • Peniris. Alat ini digunakan untuk meniriskan minyak irisan bawang yang baru selesai digoreng. Untuk itu dapat digunakan tampah dan besek anyaman jarang, atau wadah plastik yang berlobang-lobang. Penirisan akan lebih efektif jika menggunakan mesin peniris sentrifugal.
  • Botol kaca bermulut lebar dengan penutup ulir. Botol ini digunakan untuk mengemas bawang goreng.
  • Kantung plastik. Alat ini juga digunakan untuk mengemas bawang goreng. Kantung yang digunakan sebaiknya dari jenis plastik polietilen.
  • Sealer listrik. Alat ini digunakan untuk menutup kantong plastik sehingga tetap garing dan renyah (tahan lebih lama).

    CARA PEMBUATAN
    1. Proses awal pembuatan bawang goreng ini adalah bawang merah dikupas, dan pangkal umbi dibuang, kemudian bawang dicuci sampai bersih.
    2. Sebagai bahan pendukung, Tepung terigu dicampur dengan tapioka sampai rata. Tiap 150 gram tapioka dicampur dengan 175 gram terigu. Campuran ini disebut tepung campuran.
    3. Proses berikutnya, bawang diiris/dipotong tipis membujur (tebal ± 2 mm), kemudian dimasukkan ke dalam baskom, dan ditambah dengan tepung campuran. Baskom digoyang-goyang sampai bahan tercampur rata. Sebagai patokan, setiap 1 kg irisan bawang dicampur dengan 65 gram tepung campuran. Hasil campuran irisan bawang dengan tepung disebut irisan bawang bertepung.
    4. Irisan bawang bertepung segera digoreng di dalam minyak panas ( suhu 170C) selama 10 menit sampai garing dan berwarna kuning kecoklatan. Setelah itu bawang ditiriskan dan didinginkan.
    5. Bawang goreng yang telah dingin dikemas di dalam kemasan tertutup rapat. Sebagai kemasan dapat digunakan kantong plastik, atau botol kaca bermulut lebar dengan penutup ulir.
    Proses pengemasan bawang goreng disini sangatlah penting untuk diperhatikan. Dengan pengemasan yang baik , kulitas bawang goreng yang dihasilkan tetap terjaga, yaitu kering dan renyah (tidak lembek). Selanjutnya bawang goreng siap dipasarkan.


    Peluang Usaha Lainnya :

Friday, 20 July 2012

Usaha Ricemill / Penggilingan Padi

Usaha yang satu ini diperlukan tempat khusus ataupun dapat menggunakan sistem kontrak ataupun sewa bulanan. Dalam membangun tempat usaha penggilingan padi mengedepankan tempat yang dekat dengan area pertania ataupun area penduduk namun jangan telalu dekat karena polusi suara bising dapat mengganggu kenyamanan penduduk sekitar. Usaha ini akan bertahan lama mengingat padi atau beras setiap tahun pasti panen dan merupakan kebutuhan pokok masyarakat indonesia pada umumnya. Jenis mesin yang digunakan misalnya :

MESIN PECAH KULIT PADI
Mesin Pecah Kulit (HC6BV)

Kapasitas per jam : 1300 – 1500 kg / jam (1100 rpm)

Dimensi (P x L x T) 169,5 x 89,95 x 86,35 (cm) 

Berat bersih : 201 kg
Motor penggerak : 15 PK starter
Kelengkapannya : Van Belt, Poley, Pompa Keong, Pondasi

                                                                                                    
PEMUTIH BERAS
Polysher / Mesin pemutih beras

Hongsui N – 70

Ichi - 70

Kapasitas beras putih : 500 – 700 kg/jam (750 rpm) per jam
Dimensi (P x L x T) 138 x 50 x 129 (cm)
Berat bersih : 155 kg
Motor penggerak : 16 PK starter KUBOTA 
Kelengkapannya : Van Belt, Poley, Pomap Keong, Pondasi







Untuk perhitungan keuntungan :
Jasa penggilingan padi Rp. 350 per Kg
Misalkan dalam satu hari :
Rata-rata perhari dua tempat penggilingan padi 8,5kuintal (850kg)
Omset perhari 850kg x Rp. 350 = Rp. 297.500
Omset perbulan Rp. 297.500 x 25hari kerja = Rp. 7.437.500
Sisa penggilingan padi berupa sekam dalam satu minggu menghasilkan satu rit sekam (satu angkutan truk)
Satu rit seharga Rp. 350.000
Omset sekam dalam sebulan Rp. 350.000 x 4 = Rp. 1.400.000
Total omset = Omset jasa penggilingan padi + Penjualan Sekam = Rp. 7.437.500 + Rp. 1.400.000 = Rp. 8.837.500

Biaya - biaya :
Bensin 6 liter perhari = 4.500 x 6liter = Rp. 27.000 (Dalam satu bulan Rp. 27.000 x 25hari = Rp. 675.000
Biaya tenaga kerja dua orang = Rp. 50.000 (Dalam satu bulan Rp. 50.000 x 25hari = Rp. 1.250.000
Total Biaya = Rp. 1.925.000

Keuntungan perbualan : Total Omset - Biaya2
                                           : Rp. 8.837.500 - Rp. 1.925.000 = Rp. 6.912.500

Demikian perkiraan omset berdasarkan interview dengan pemilik tempat ricemill. Semoga bisa jadi pandangan anda untuk berbisnis.



Peluang usaha terkait :

Usaha Jual Beras

Budidaya Tanaman Padi

Budidaya Pepaya California

Tuesday, 10 July 2012

Agen Pulsa Semua Operator

Anda ingin mendapat penghasilan tambahan tanpa harus memiliki tempat usaha dan duduk menunggu konter ???? Dengan pendaftaran GRATIS ????

Nurhidayat Tronik Siap Bekerjasama Dengan Anda








Jadilah Agen Pulsa Semua Operator 
Apa yang dilakukan Agen Pulsa :
1. Mendaftarkan no hp orang yang akan jualan pulsa (konter hp atau perorangan yang akan jual pulsa)
2. Setting selisih harga
Contoh : Simpati 5ribu harga 5.000 anda setting 5.200; keuntungan anda Rp. 200 (Setting otomatis untuk semua produk dan semua nominal akan selisih Rp. 200 untuk keuntungan anda)
3. Anda jual saldo kepada member yang telah didaftarkan
Orang yang telah didaftarkan menjual pulsa dengan harga normal dipasaran MASIH UNTUNG 
4. Keuntungan anda bisa jadi agen sekaligus juga bisa jual pulsa,

Perhitungan keuntungan :
Bila Anda memiliki 20 orang yang terdaftar dan beli saldo ke anda dan setiap member anda setting harga Rp. 200 dan dalam satu hari rata-rata melakukan 20 Transaksi perhari. Maka perhitungan keuntungan sebagai berikut :

Keuntungan dalam satu hari :
Jumlah orang yang telah didaftarkan x Selisih harga x Jumlah Transaksi
20 orang x Rp. 200 x 20 Transaksi = Rp. 80.000

Keuntungan per bulan :
Rp. 80.000 x 30hari : Rp. 2.400.000
(Keuntungan masuk setiap akhir bulan dalam bentuk saldo)

Pendaftaran Hubungi : 
Nurhidayat Tronik
Rawalo - Purwokerto - Jawa Tengah
085 227 815 816 (Febri)

Untuk pembelian Saldo bisa datang ke konter langsung atau Transfer Via Bank




Peluang Usaha Terkait  :









Saturday, 30 June 2012

Usaha Bantal Mobil



Memasuki bulan baru, berusaha memberikan inspirasi segar bagi para pembaca yang sedang mencari berbagai ide bisnis untuk dijadikan sebagai peluang usaha. Jika pada bulan Maret lalu kami menghadirkan beberapa informasi tentang peluang bisnis di bidang makanan, bulan ini kami sengaja mengangkat berbagai peluang bisnis yang dapat Anda jalankan dengan modal kecil.
Sampai hari ini permasalahan modal usaha memang selalumenjadi topik utama dalam menjalankan sebuah usaha. Banyak orang beranggapan bahwa modal berupa uang, masih memegang peranan terpenting dalam mengantarkan kesuksesan sebuah usaha. Bahkan banyak yang berpikir, semakin besar modal yang dikeluarkan maka semakin besar pula keuntungan yang dijanjikan. Dan begitu juga sebaliknya, semakin kecil modal usaha yang dikeluarkan maka semakin kecil pula peluangnya mendapatkan untung besar.
Padahal semua anggapan tersebut merupakan kesalahan terbesar bagi sebagian orang, yang akhirnya hanya akan menghalangi niat mereka untuk segera memulai usaha. Sebenarnya dalam memulai usaha, tidak hanya modal uang saja yang perlu Anda perhatikan. Masih banyak modal non materi (bukan uang/harta) yang bisa Anda manfaatkan untuk memulai sebuah usaha. Misalnya saja kreatifitas, keberanian, pengalaman, serta jaringan bisnis, yang sangat membantu Anda dalam membangun sebuah bisnis. Lalu tunggu apa lagi?
Untuk para pembaca yang sedang mencari peluang bisnis dengan modal kecil, pekan ini kami informasikan satu ide bisnis yang memberikan prospek menguntungkan bagi para pelakunya, yaitu memproduksi aneka bantal mobil.
Konsumen
Sasaran pasar yang dibidik para produsen bantal mobil tentunya semua masyarakat yang memiliki kendaraan beroda empat, alias mobil. Baik konsumen di pasar lokal, maupun konsumen pasar nasional.

Info bisnis

Setiap pemilik kendaraan mobil, tentu menginginkan rasa nyaman ketika mereka mengendarai mobilnya. Permasalahan inilah yang dapat Anda manfaatkan sebagai salah satu peluang bisnis, dengan menawarkan beraneka macam bantal yang memberikan kenyamanan bagi para pengendara mobil.
Untuk menjalankan bisnis tersebut, berikut kami informasikan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai usaha.
  1. Sebelum mulai terjun menekuni bisnis ini, sebaiknya lakukan survey pasar untuk mengetahui minat konsumen (jenis mobil yang saat ini laris dipasaran). Hal ini untuk menyesuaikan desain bantal, serta warna yang akan diproduksi. Karena biasanya konsumen cenderung memilih bantal yang sama dengan jenis dan warna mobilnya.
  2. Ciptakan variasi baru pada produk Anda. Untuk saat ini bantal yang laku dipasaran antara lain bantal tulang, bantal punggung, serta bantal leher (berbentuk huruf U). Untuk menarik konsumen, berikan inovasi baru atau cirri khas tertentu pada produk yang Anda produksi.
  3. Perhatikan kualitas produk yang Anda buat. Untuk mendapatkan produk yang berkualitas, Anda harus memperhatikan bahan baku yang Anda gunakan. Pilih produk lokal maupun import yang memiliki kualitas benar-benar bagus.
  4. Sesuaikan harga yang Anda tawarkan, dengan target pasar yang Anda bidik. Bila Anda membidik pasar menengah kebawah, sebaiknya tawarkan harga yang murah pada konsumen Anda. Namun bila Anda membidik pasar menengah keatas, Anda bisa menonjolkan kualitas produk meskipun harga yang ditawarkan sedikit lebih mahal.
  5. Berikut ini salah satu contoh proses produksi bantal mobil model tulang yang bisa Anda coba.
Alat :
Mesin jahit
Mesin bordir
Cetakan pola
Peralatan jahit (pisau, gunting, dan jarum)
Bahan baku :
½ meter bahan beludru
100 gram hollow (bahan dacron berkualitas bagus)
20 cm karet sintetis
Benang secukupnya (sesuai warna beludru)
Proses produksi :
  • Buat pola (berbentuk tulang) dengan cetakan pola yang sudah ada, ukuran 30 cm x 22 cm. Potong pola tersebut dengan pisau yang telah dipanaskan diatas api, berikan sedikit tambahan ukuran untuk jahitan.
  • Potong bahan beludru menjadi dua bagian berdasarkan pola yang sudah  dibuat.
  • Setelah sesuai dengan bentuk pola yang diinginkan, selanjutnya tambahkan hiasan bordir, sesuai dengan pesanan para konsumen.
  • Jahit karet sintetis di bahan beludru bagian belakang (untuk diletakan di leher kursi mobil)
  • Kemudian jahit kedua bahan beludru yang telah Anda potong menjadi dua. Dan sisakan lubang di salah satu sudut, dengan ukuran sekitar 6 cm. Untuk membalikan bahan beludru ke bagian yang bagus.
  • Sebelum membalik hasil jahitan, potong kain-kain sisa yang ada di tiap sudut. Agar sudut yang dihasilkan bisa bagus ketika dibalik.
  • Balik hasil jahitan, dan pastikan tiap-tiap sudutnya tidak terlipat. Untuk memudahkan Anda, gunakan obeng untuk menusuk bagian sudut. Sehingga hasilnya bisa melengkung dan terlihat rapi.
  • Setelah rapi, masukan hollow sedikit demi sedikit melalui lubang yang telah Anda buat.
  • Terakhir bila bantal dirasa sudah penuh, jahit kembali lubang dan rapikan.
  • Bantal tulang siap dipasarkan
Kelebihan bisnis
Meningkatnya jumlah pengguna mobil setiap tahunnya, membuat prospek bisnis bantal mobil semakin terbuka lebar. Pastinya keadaan ini sangat menguntungkan para pelaku usaha, mengingat semakin hari tingkat kebutuhan bantal mobil menunjukan peningkatan yang cukup bagus. Disamping itu modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha juga terbilang cukup kecil, yang terpenting hanya mesin jahit dan mesin bordir. Selanjutnya modal keahlian menjahit dan kreatifitaslah yang lebih dibutuhkan dalam usaha ini.

Kekurangan bisnis
Sedangkan kendala yang sering muncul di tengah perjalanan bisnis bantal mobil adalah persediaan bahan baku yang tidak tentu. Banyaknya pelaku bisnis yang menggeluti bidang ini, tidak hanya membuat persaingan pasar semakin ketat. Namun juga membuat persedian bahan baku sering kosong, karena kebutuhan bahan baku seperti beludru, hollow, serta kulit cukup tinggi dan sebagian bahan tersebut harus diimpor dari luar negeri. Karena itu sebaiknya Anda menjalin kerjasama dengan beberapa supplier, agar persediaan bahan baku bisa selalu terpenuhi.

Strategi Pemasaran

Untuk memasarkan produk bantal mobil, Anda dapat menjalin kerjasama dengan beberapa outlet aksesoris mobil yang saat ini keberadaannya sudah banyak ditemukan di berbagai daerah. Selain itu Anda juga dapat mengikuti berbagai pameran untuk mengenalkan produk Anda ke konsumen. Sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal produk Anda, akan semakin besar pula peluang pasar yang Anda ciptakan.
Selanjutnya Anda dapat membagikan brosur atau pamflet yang berisi informasi produk Anda, di sekitar lokasi usaha Anda. Mulailah dengan mengoptimalkan pasar lokal, sebelum Anda mengembangkan sayap di pasar nasional maupun internasional. Untuk menjangkau pasar nasional maupun internasional, Anda dapat memanfaatkan media online sebagai alat promosi Anda. Strategi pemasaran ini akan memudahkan Anda menjangkau seluruh daerah, dengan biaya promosi yang sangat minim.
Kunci Sukses
Agar para konsumen Anda puas dengan produk yang Anda tawarkan, sebaiknya sesuaikan produk dengan permintaan para konsumen. Misalnya dengan menerima pesanan produk sesuai dengan desain yang diinginkan konsumen Anda. Dengan begitu konsumen mendapatkan kepuasan tersendiri, karena dapat melengkapi mobilnya dengan aksesoris yang sesuai dengan keinginannya.
Analisa Ekonomi

Asumsi
Produksi bantal tulang bahan beludru.
Produksi dilakukan di rumah, dengan kuantitas (jumlah) produksi 100 set per bulan

Modal awal
1 unit mesin jahit                        Rp 1.000.000,00
1 unit mesin bordir                       Rp 2.500.000,00
Peralatan jahit (pisau, gunting, jarum, dll)     
                                         Rp   200.000,00+
Total                                     Rp 3.700.000,00

Peralatan mengalami penyusutan selama masa pemakaian, dengan rincian :
Mesin jahit dan mesin obras mengalami penyusutan setelah digunakan 3 tahun
= 1/36 x Rp 3.500.000,00               = Rp 97.200,00
Peralatan jahit mengalami penyusutan setelah digunakan 1 tahun
= 1/12 x Rp 200.000,00                 = Rp 16.700,00
Total biaya penyusutan : Rp 97.200,00 + Rp 16.700,00
                                       = Rp 113.900,00
Biaya operasional per bulan
Bahan beludru                             Rp 2.500.000,00
Karet sintetis                            Rp   500.000,00
Hollow (dacron kualitas bagus)            Rp  500.000,00
Benang jahit                              Rp   400.000,00
Benang bordir                             Rp   600.000,00
Plastik kemasan                           Rp   100.000,00
Gaji 1 orang karyawan                     Rp   800.000,00
Biaya listrik dan telepon                 Rp   200.000,00
Biaya transportasi                        Rp   150.000,00
Biaya penyusutan alat                   Rp   113.900,00 +
Total                                     Rp 5.863.900,00

Omset per bulan
Penjualan : 100 set x @ Rp 100.000,00    Rp 10.000.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 10.000.000,00 - Rp 5.863.900,00 =      Rp 4.136.100,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)   =      < 1 bulan




Peluang Usaha Lainnya  :

Toko Interior Rumah

Pendirian AHASS MOTOR

Usaha Jual Beli Motor dan Mobil Bekas

Usaha Membuat Toples Menjelang Lebaran

Memasuki musim lebaran, aneka macam suguhan seperti kue kering, permen, cokelat, dan beragam jenis camilan lainnya menjadi salah satu kebutuhan yang banyak dicari para konsumen. Kondisi ini tentunya tidak hanya memberikan keuntungan besar bagi para produsen kue kering, namun juga memberikan peluang bisnis baru bagi para pengrajin toples hias khas lebaran.
Tak bisa kita pungkiri bila kehadiran pernak-pernik toples cantik ikut memeriahkan perayaan hari lebaran. Moment inilah yang bisa Anda manfaatkan dengan baik untuk mendatangkan untung besar di musim menjelang lebaran. Lalu, kira-kira kebutuhan apa saja yang perlu Anda siapkan untuk merintis usaha modal kecil untung besar bisnis toples lebaran?
Berikut ini kami informasikan target pasar yang bisa Anda bidik dalam memasarkan toples hias, cara pembuatan toples cantik khas lebaran, strategi pemasaran yang bisa Anda gunakan, serta sedikit gambaran analisa ekonomi yang bisa Anda terapkan dalam merintis usaha kreasi toples cantik khas lebaran.
Konsumen
Para wanita khususnya ibu rumah tangga menjadi target pasar yang paling potensial dalam memasarkan produk toples lebaran. Kebiasaan para ibu rumah tangga yang ingin menciptakan moment spesial di Hari Raya Idul Fitri, menjadi sebuah peluang bagi Anda untuk menggaet konsumen sebanyak-banyaknya.
Info Bisnis
Biasanya para produsen mempercantik toples-toplesnya dengan memanfaatkan kain flanel, hiasan renda, pita, manik-manik, serta cat lukis. Untuk membantu para pemula yang tertarik menekuni peluang usaha toples cantik, pada kesempatan kali ini kami informasikan pula salah satu cara pembuatan toples cantik menggunakan kain flanel.

Cara Membuat Toples Flanel

  1. Pertama-tama sediakan bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Sebut saja seperti toples polos (plastik ataupun kaca), kain flanel dengan beragam warna, alat jahit (benang, jarung, gunting, dll), dakron (untuk pengisi kain flanel), lem, serta aksesoris tambahan seperti pita, renda, dan lain sebagainya.
  2. Lapisi bagian luar toples dengan kain flanel sesuai ukuran toples (rekatkan dengan lem tembak), kemudian jahit kain flanel bagian bawah (alas) dengan kain flanel yang menutupi badan toples (bagian samping).
  3. Lakukan kegiatan serupa (sama dengan langkah kedua) untuk menutup bagian tutup toples.
  4. Selanjutnya beri hiasan sesuai selera. Misalnya saja membuat buah stroberi dari kain flanel dan diisi dengan dakron.
  5. Tambahkan pula pita atau renda kerut untuk mempercantik tampilan toples flanel.
  6. Lengkapi dengan kemasan plastik, dan toples flanel pun siap untuk dipasarkan. Selamat mencoba.
Kelebihan Bisnis
Usaha ini merupakan salah satu peluang bisnisyang cukup mudah untuk dijalankan. Anda cukup membeli toples-toples polos yang banyak beredar dipasaran, kemudian menghiasnya secantik mungkin untuk meningkatkan harga jualnya. Bila biasanya toples polos hanya dihargai dengan nilai yang relatif murah, maka dengan tambahan kreativitas yang Anda miliki, produk-produk tersebut bisa dijual dipasaran dengan harga yang lebih mahal.
Selain itu, tingginya minat pasar dan murahnya modal usaha yang dibutuhkan, menjadi bukti nyata bagi kita semua bahwasannya prospek bisnis toples lebaran masih sangat menjanjikan. Karena itu, tidak ada salahnya bila Anda berkreasi memproduksi toples hias secantik mungkin untuk mendatangkan untung besar di musim lebaran.
Kekurangan Bisnis
Meskipun peluang bisnis ini cukup menjanjikan untung besar, namun bisa dikatakan peluang bisnis ini termasuk dalam kategori bisnis musiman. Sebab, lonjakan omset biasanya hanya terjadi di moment-moment tertentu, misalnya saja seperti menjelang musim lebaran, maupun libur Natal. Selanjutnya di hari-hari normal, permintaan cenderung sepi.
Disamping besarnya permintaan yang belum stabil di hari-hari biasa, sebagian besar masyarakat mulai melirik peluang bisnis ini karena menjanjikan untung yang cukup besar. Tidak heran bila persaingan pasar pun tak bisa Anda hindarkan. Karenanya, ciptakan kreasi produk yang unik dan menarik, agar produk Anda tidak kalah bersaing dengan produk lainnya di pasaran.
Strategi Pemasaran
Untuk mengoptimalkan pemasaran produk toples hias, Anda bisa memanfaatkan strategi pemasaran online maupun offline. Meningkatnya jumlah pengguna internet setiap harinya, memberikan celah baru bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan produk-produknya di dunia maya. Contohnya saja dengan membuat website gratisan maupun berbayar untuk membuka toko online. Melalui lapak online tersebut, Anda bisa menjangkau konsumen di berbagai belahan negara dan mengoptimalkan promosinya untuk mendatangkan omset penjualan sebanyak-banyaknya.
Selanjutnya untuk promosi offline, Anda bisa memanfaatkan pasar kaget atau pasar tiban yang banyak diselenggarakan dimusim lebaran. Dengan memanfaatkan event tersebut, Anda bisa mencari lapak dagang yang masih kosong dan menggelar dagangan Anda di tempat tersebut. Biasanya harga sewa tempat di “pasar kaget” cenderung terjangkau, tidak semahal harga sewa stand di event pameran.
Kunci Sukses
Dalam menjalankan peluang bisnis toples hias ini, yang terpenting adalah kreativitas Anda dalam menciptakan desain yang menawan. Sesuaikan desain produk Anda dengan moment penting yang akan datang, misalnya saja ketika menjelang lebaran tiba, Anda bisa menyesuaikan desain hiasan toples dengan menambahkan hiasan berupa ketupat, kubah masjid, dan lain sebagainya.
Analisa Ekonomi
Asumsi
Operasional usaha dijalankan di rumah, jadi bebas biaya sewa tempat.
Harga jual toples plastik Rp 50.000,00 per buah
dilakukan dengan sistem online dan of
Harga toples kaca Rp 62.500,00 per buah Penjual afline (titip jual)
Modal awal
Notebook dan modem                        Rp 3.000.000,00
Bahan toples plastik polos (Rp 35.000/lusin x 10)  
                                          Rp   350.000,00
Bahan penghias (kain flanel, renda, pita,benang)   
Rp   100.000,00
Bahan toples kaca polos (Rp 7.000/pcs x 50 buah)   
                                          Rp   350.000,00
Peralatan jahit (gunting, jarum, cutter, dll)
                                          Rp    50.000,00
Rp   100.000,00 +
Kemasan plastik                                     
Total                                     Rp 3.950.000,00
Notebook, modem, dan peralatan jahit mengalami penyusutan berikut :

Nootebook dan modem digunakan 5 th :
        Rp 50.000,00

Peralatan jahit digunakan selama 1
1/60 bln x Rp 3.000.000,00           tahun : x Rp 50.000,00          =       Rp  4.200,00 + 1/12 bln
Total penyusutan per bulan               Rp 54.200,00
Biaya operasional per bulan
Belanja toples (Rp 700.000,00/minggu x 4 pekan)    
Rp 2.800.000,00
Belanja aksesoris (Rp 100.000,00/minggu x 4 pekan) 
                                         Rp   400.000,00
Biaya listrik                            Rp   150.000,00
Kemasan plastik (Rp 100.000,00/minggu x 4 pekan)
                                         Rp   400.000,00
Biaya pemasaran (modem internet)         Rp   100.000,00
Biaya transportasi                       Rp   300.000,00 Biaya penyusutan alat                   Rp    54.200,00 +
Total                                     Rp 4.204.200,00
Omset per bulan
Penjualan :
Toples plastik @ Rp 50.000,00 x 100 buah           
Rp 5.000.000,00
Toples kaca @ Rp 62.500,00 x 50 buah     Rp 3.125.000,00+
Total omset per bulan                     Rp 8.125.000,00
Laba bersih per bulan
Rp 8.125.000,00 - Rp 4.204.200,00      =  Rp 3.920.800,00
ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)   =  1 bulan
Peluang Usaha Lainnya :

Tuesday, 26 June 2012

Peluang Usaha Menghadapi Lebaran Ketupat


Tak bisa kita pungkiri bila Hari Raya Idul Fitri tiba selalu identik dengan hidangan ketupat opor. Bahkan bisa dikatakan hampir seluruh masyarakat muslim di Indonesia, menjadikan menu ketupat opor sebagai salah satu hidangan wajib di moment spesial lebaran.
Budaya ini tentu tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi umat muslim yang merayakan hari kemenangan, namun juga memberikanpeluang bisnis baru bagi para pengrajin kulit ketupat yang banyak dicari konsumen di musim menjelang lebaran.
Konsumen
Target pasar yang bisa Anda bidik sangatlah luas. Sebab, sebagian besar ibu rumah tangga di nusantara sudah terbiasa menyediakan ketupat opor untuk menjamu sanak saudaranya di moment spesial lebaran. Untuk itu, Anda bisa membuka lapak dagang di sekitar pasar tradisional yang ada di kota Anda pada H-3 menjelang lebaran sampai H+7 setelah lebaran (sebagian masyarakat merayakan lebaran ketupat pada H+7 lebaran).
Info Bisnis
Bagi masyarakat Indonesia, ketupat merupakan salah satu makanan wajib yang tak pernah lupa disajikan di hari lebaran. Kebiasaan inilah yang sekarang mulai dimanfaatkan para pelaku usaha untuk mendatangkan  rezeki berlimpah dari bisnis kerajinan “selongsong” atau kulit ketupat Idul Fitri yang biasanya dibuat masyarakat dari daun kelapa atau lebih dikenal dengan istilah janur.
Nah, bagi para pemula yang tertarik menekuni peluang bisnis lebaran ini. Berikut kami informasikan beberapa langkah pembuatan selongsong ketupat lebaran yang bisa Anda coba dari rumah.

Cara Membuat Ketupat

  1. Bahan baku yang sering digunakan masyarakat adalah janur (daun pohon kelapa), yang menjadi salah satu bahan dasar membuat selongsong ketupat.
  2. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yaitu gulung janur sampai tiga kali gulungan pada tangan anda dengan posisi pangkal janur menghadap ke atas.
  3. Selanjutnya ambilah janur satu lagi, gulungkan juga pada tangan anda sebanyak tiga kali. Namun kali ini posisi pangkal janur menghadap ke bawah.
  4. Buatlah kedua gulungan janur tapi saling bersilangan. Namun pastikan pula janur harus tetap dalam posisi tergulung.
  5. Ambil salah satu ujung janur dan putar ke belakang susunan janur yang sudah digulung.
  6. Kemudian, masukkan ujung janur yang sudah diputar ke belakang, ke janur yang berada pada posisi tengah. Cara memasukkan janur tersebut seperti mengayam.
  7. Teruskan ayaman sampai ke bawah. Lakukan hal yang sama pada ujung janur yang satunya lagi.
  8. Terakhir, pastikan pangkal janur sudah terletak di samping, selanjutnya Anda bisa menganyamnya ke atas. Lakukan hal ini pada kedua pangkal janur hingga bertemu di bagian atas ketupat.
  9. Selongsong ketupat telah terbentuk, dan gabungkan sepuluh buah ketupat per ikatnya. Produk pun siap untuk dipasarkan.
Kelebihan Bisnis
Minat masyarakat yang cukup tinggi, membuat permintaan pasar melonjak pesat hingga berlipat-lipat. Tidak heran bila omset jutaan rupiah pun berhasil dikantongi para pelaku usaha dengan membuat “selongsong” atau bungkus ketupat, selama musim lebaran tiba.
Selain tingginya permintaan pasar, untuk merintis bisnis ketupat lebaran juga tidak membutuhkan modal usaha yang terlalu besar. Yang terpenting adalah keterampilan Anda dalam menganyam janur (daun kelapa) menjadi selongsong atau wadah ketupat, yang selanjutnya akan diisi beras oleh masyarakat dan direbus hingga masak menjadi ketupat Idul Fitri.
Kekurangan Bisnis
Dalam menjalankan peluang usaha ini, ada beberapa kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha. Contohnya saja seperti persediaan janur atau daun kelapa yang semakin langka, sehingga para pengrajin harus membelinya dari petani-petani kelapa dengan harga jual yang cukup mahal.
Disamping itu, bisa dikatakan peluang usaha ini termasuk bisnis musiman, sehingga diluar musim lebaran, penjualan selongsong ketupat akan sangat menurun. Bahkan sebagian pelaku usaha terpaksa mencari peluang usaha lain, karena permintaan pasarnya tidak seramai di musim menjelang lebaran.

Strategi Pemasaran

Sementara ini pemasaran bisnis selongsong ketupat lebaran baru bisa menjangkau pasar lokal. Biasanya, para pedagang di daerah setempat membuka lapak dadakan di sepanjang jalan raya untuk menarik minat konsumennya. Selain itu, mereka juga sengaja memproduksi kulit ketupat di lapak dagangannya, sehingga konsumen tertarik untuk melihat proses pembuatannya dan percaya dengan kualitas produk yang ditawarkan.
Selanjutnya untuk meningkatkan omset penjualan produk, para pedagang selongsong ketupat juga bisa menjalin kerjasama dengan para pedagang sayur keliling untuk menitipkan barang dagangannya. Terakhir, pilihlah lokasi usaha yang strategis, misalnya saja di sekitar pasar tradisional agar masyarakat yang berbelanja kebutuhan lebaran di pasar tersebut, sekaligus bisa melihat keberadaan usaha Anda dan membeli selongsong ketupat yang ditawarkan.
Kunci Sukses
Yang terpenting dalam menjalankan bisnis ini adalah menjaga kualitas produk selongsong ketupat yang ditawarkan dan memahami puncak momentum lebaran yang bisa Anda maksimalkan untuk mendatangkan untung besar. Biasanya, pada H-5 sebelum lebaran para pedagang selongsong ketupat sudah mulai mencuri start untuk menawarkan produk dagangannya, dan puncaknya pada H-1 (sehari sebelum lebaran), harga selongsong ketupat akan melonjak hingga berlipat-lipat karena permintaan pasar meningkat sangat pesat.
Annalisa Ekonomi

Asumsi
Pembuatan ketupat lebaran di rumah pribadi 
(tanpa biaya sewa)
Pemasaran di sekitar pasar tradisional, dikenakan biaya  kebersihan
Harga jual selongsong ketupat adalah Rp 5.000,00/ ikat   (10 bungkus)
Bisnis musiman berlangsung H-3 lebaran sampai H+7 lebaran (± 10 hari)

Modal awal
Bahan baku janur (@Rp 30.000,00 x 10 blarak Rp 300.000,00
Peralatan (pisau atau cutter, dan serbet/kain lap)                                                 Rp  25.000,00
Kemasan plastik                           Rp  50.000,00 +
Total                                     Rp 375.000,00

Biaya operasional (selama 10 hari jualan)
Bahan baku (@ Rp 30.000,00 x 5 blarak x 10 hari)   
                                       Rp 1.500.000,00
Kemasan plastik                        Rp   150.000,00
Biaya kebersihan (@ Rp 10.000,00/hari x 10 hari)                                                Rp   100.000,00
Biaya transportasi (@ Rp 15.000,00/hari x 10 hari)                                              Rp   150.000,00 +
Total                                  Rp 1.900.000,00

Omset (selama 10 hari jualan)    
Rata-rata pendapatan per hari :
@ Rp 5.000,00/ikat x 100 ikat   =      Rp 500.000,00
Omset selama 10 hari :
Rp 500.000,00 x 10 hari         =      Rp 5.000.000,00

Laba bersih selama musim lebaran
Rp 5.000.000,00 - Rp 1.900.000,00 =    Rp 3.100.000,00







Peluang Usaha Lainnya :

Usaha Makanan Kaki Lima

Usaha Susu Kedelai

Usaha Membuat Telur Asin