Wednesday, 28 December 2011

Bisnis Beternak Itik


Kota Tegal merupakan salah satu kota di pantura Jawa Tengah yang ditetapkan sebagai wilayah sub pusat pertumbuhan Jawa Tengah bagian barat dan menjadi medan magnet bagi daerah sekitarnya. Dengan Luas wilayah 38.50 km2, terdiri dari lahan kering seluas 2.768,27 ha,  lahan sawah 1.081 m 73 ha serta memiliki luas wilayah pantai 839,15 ha. Salah satu usaha peternakan yang sangat berkembang disana adalah usaha peternakan itik.
Saat ini usaha peternakan telah diupayakan untuk dikelola secara terpadu dengan sistem kandang dalam satu kawasan. Jumlah peternak itik mencapai 66 orang dengan populasi itik sekitar 66.000 ekor. Untuk mendukung perkembangan usaha peternakan dan pembibitan itik ras branjangan asli kota tegal, pemerintah telah menetapkan lahan seluas 6 ha namun yang  dimanfaatkan baru seluas 2 ha. Kota tegal merupakan salah satu pemasok utama telor itik ke brebes sebagai bahan baku pembuatan telur asin, namun seringkali permintaan pasar tidak dapat terpenuhi karena keterbatasan kapasitas produksi. Besarnya pasar telur itik yang belum tergarap ini membuktikan masih sangat diperlukannya pemgembangan ternak itik, terlebih lagi jumlah permintaan yang ada jauh lebih besar dari jumlah produksi.
Keunggulan dari usaha ternak itik oleh petani pedesaan, yakni sebagai berikut :
  1. Potensi sumber daya alam pedesaan cukup kondusif bagi pengembangan ternak itik. Status fisiologis itik sebagai unggas air, memungkinkan itik dapat dipelihara mulai dari daerah rawa sampai pasang surut. Bagi daerah kering, ternak dapat pula dipelihara dengan sistem pemeliharaan.
  2. Ternak itik merupakan unggas lokal yang telah lama dipelihara masyarakat pedesaan dan telah beradaptasi dengan kondisi iklim pedesaan dan masyarakat desa.
  3. Walaupun secara fisiologis itik merupakan unggas air tetapi tidak menutup kemungkinan, itik dapat dipelihara secara intensif pada lahan terkurung tanpa memberikan pengaruh buruk terhadap produksinya.
  4. Tahan terhadap serangan penyakit.
  5. Dapat dipelihara sederhana dengan pakan seadanya. Itik sanggup mencari sendiri pakan yang dibutuhkannya berupa butiran gabah yang tercecer selepas panen, ikan-ikan kecil, siput, cacing dan sisa dapur. Ketersediaan sumber pakan itik yang beragam di pedesaan diperkirakan dapat mendukung pengembangan ternak itik sebagai komponen usahatani terpadu.
  6. Sebagai komponen usahatani terpadu di pedesaan, ternak itik sangat potensial dikembangkan dan diintegrasikan dengan usaha tanaman pangan dan kolam ikan.
  7. SDM penyuluh yang cukup tersedia di daerah pedesaan.
Prospek peluang usaha peternakan itik cukup menjanjikan berdasarkan alasan bahwa:
  1. Produksi ternak itik  200-240 butir telur per ekor per tahun. Dengan asumsi harga jual Rp. 800 per butir, telur itik sangat potensial sebagai sumber pendapatan dan merupakan usaha baru yang prospektif, disamping sebagai sumber protein hewani keluarga petani.
  2. Permintaan pasar terhadap produk itik (telur dan daging) secara nasional masih besar. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, pemeliharaan itik secara semi maupun intensif layak dikembangkan.
  3. Telur itik cukup disukai oleh konsumen, baik untuk dimakan sehari-hari maupun sebagai bahan baku pembuatan makanan ringan lainnya seperti kue.
  4. Preferensi konsumen yang cukup tinggi pada produk peternakan itik.
  5. Semakin naiknya kebutuhan masyarakat akan bahan pangan kaya protein hewani, sebagai akibat membaiknya pendapatan dan pengetahuan gizi. Kandungan protein telur itik cukup tinggi, yakni sekitar 13,3%. Itik merupakan ternak penghasil daging yang cukup gurih dan banyak diminati oleh masyarakat. Kandungan protein daging itik sebesar 21,4%, lebih tinggi dari kandungan protein daging ayam, sapi dan domba.
  6. Adanya dukungan potensi sumber daya kelembagaan yang ada di pedesaan berupa kelompok tani, kelembagaan penyuluhan dan kelembagaan keuangan dalam bentuk Usaha Simpan Pinjam.
  7. Dukungan dari kemajuan teknologi peternakan dan bioteknologi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produksi telur itik.


Source  :  bisnisukm.com


Artikel Usaha Terkait  :





Usaha Telur Asin


Julukan kota telur asin lekat dengan kota Brebes sebagai penghasil telur asin terbesar di pulau Jawa. Telur asin memang menjadi produk unggulan. Bukan hanya sekadar usaha rumah tangga, tapi telah menjadi bagian mata pencaharian sebagian warga. Telur asin brebes memang terkenal akan kelezatannya, kuning telurnya masir, dan rasa asinnya pas. Saat dibelah, dari kuning telurnya akan meleleh minyak seperti madu. Jadi jika anda singgah ke kota brebes jangan lupa membeli telur asin Brebes yang sudah tersohor ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga atau teman.
Mengapa telur itik/bebek dipilih untuk diolah menjadi telur asin?
Telur itik atau bebek dikenal memiliki bau yang lebih amis dibandingkan telur ayam sehingga penggunaannya untuk membuat berbagai jenis makanan lebih sedikit. Sayang sekali bukan, padahal kandungan gizinya cukup baik. Telur bebek mengandung energy, protein, lemak, karbohidrat yang lebih tinggi dari telur ayam.  Selain itu telur bebek juga mengandung banyak vitamin diantaranya vitamin B-6, vitamin B-12, vitamin A, vitamin E, thiamin, riboflavin, niacin, folate. Dengan mengolah telur itik/bebek menjadi telur asin maka masa simpannya menjadi lebih panjang, dapat menambah citarasa, sekaligus mengurangi bau amisnya.Selain itu telur itik memiliki pori-pori yang lebih besar sehingga cocok untuk dijadikan telur asin karena proses penentrasi garam akan berlangsung lebih baik. Ukuran kuning telur itik atau bebek juga lebih besar dari telur ayam, serta warnanya lebih menarik.
Telur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh-kembang, ibu hamil dan menyusui, orang yang sedang sakit atau dalam proses penyembuhan, serta para lansia (lanjut usia). Telur cocok dikonsumsi oleh semua kelompok umur dan dari segala lapisan masyarakat, jadi bisa dikatakan peminatnya cukup besar. Melihat kenyataan ini maka peluang usaha telur asin cukup menjanjikan dan sangat menarik untuk ditekuni.
Seandainya ingin memulai usaha ini, adakah hal menarik yang bisa ditawarkan untuk merebut perhatian pasar seperti telur asin Brebes?
telurasin Melirik Peluang Usaha Telur Asin Aneka Rasatelurasinjpg Melirik Peluang Usaha Telur Asin Aneka RasaJulukan kota telur asin lekat dengan kota Brebes sebagai penghasil telur asin terbesar di pulau Jawa. Telur asin memang menjadi produk unggulan. Bukan hanya sekadar usaha rumah tangga, tapi telah menjadi bagian mata pencaharian sebagian warga. Telur asin brebes memang terkenal akan kelezatannya, kuning telurnya masir, dan rasa asinnya pas. Saat dibelah, dari kuning telurnya akan meleleh minyak seperti madu. Jadi jika anda singgah ke kota brebes jangan lupa membeli telur asin Brebes yang sudah tersohor ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga atau teman.
Mengapa telur itik/bebek dipilih untuk diolah menjadi telur asin?
Telur itik atau bebek dikenal memiliki bau yang lebih amis dibandingkan telur ayam sehingga penggunaannya untuk membuat berbagai jenis makanan lebih sedikit. Sayang sekali bukan, padahal kandungan gizinya cukup baik. Telur bebek mengandung energy, protein, lemak, karbohidrat yang lebih tinggi dari telur ayam.  Selain itu telur bebek juga mengandung banyak vitamin diantaranya vitamin B-6, vitamin B-12, vitamin A, vitamin E, thiamin, riboflavin, niacin, folate. Dengan mengolah telur itik/bebek menjadi telur asin maka masa simpannya menjadi lebih panjang, dapat menambah citarasa, sekaligus mengurangi bau amisnya.Selain itu telur itik memiliki pori-pori yang lebih besar sehingga cocok untuk dijadikan telur asin karena proses penentrasi garam akan berlangsung lebih baik. Ukuran kuning telur itik atau bebek juga lebih besar dari telur ayam, serta warnanya lebih menarik.
Telur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh-kembang, ibu hamil dan menyusui, orang yang sedang sakit atau dalam proses penyembuhan, serta para lansia (lanjut usia). Telur cocok dikonsumsi oleh semua kelompok umur dan dari segala lapisan masyarakat, jadi bisa dikatakan peminatnya cukup besar. Melihat kenyataan ini maka peluang usaha telur asin cukup menjanjikan dan sangat menarik untuk ditekuni.
Seandainya ingin memulai usaha ini, adakah hal menarik yang bisa ditawarkan untuk merebut perhatian pasar seperti telur asin Brebes?
Pernah mendengar telur asin rasa seafood, rasa buah, rasa bawang dll? Produk telur asin bisa dikembangkan dalam berbagai macam aroma dan rasa. Adanya penganekaragaman telur asin bisa jadi merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Cara pembuatannya cukup mudah. Ada 3 tahap yang harus dilakukan untuk membuat telur asin aneka rasa yaitu pembersihan, pengasinan, dan pembakaran dengan oven.
  1. Tahap awal telur bebek atau itik dibersihkan dengan jalan mencuci atau dilap dengan air hangat, keringkan, lalu amplas seluruh permukaan telur agar pori-porinya terbuka sehingga rasa yang diinginkan mudah meresap.
  2. Tahap selanjutnya adalah pengasinan. Telur yang sudah bersih lalu diasinkan dengan cara direndam dalam larutan serbuk batu bata halus atau abu gosok lalu disimpan di dalam tempat tertutup selama 1 – 2 minggu. Selain ditambah garam, serbuk batu bata atau abu gosok juga ditambah bumbu seafood atau bawang yang telah dihaluskan, atau jus buah.
  3. Langkah selanjutnya adalah telur asin dibakar dan dipanaskan dalam oven sekitar 2 jam untuk mematangkan dan mengurangi rasa asin yang berlebihan.
Tanda telur asin yang baik
Telur asin yang baik, akan terlihat jika sudah dibelah. Tandanya, kuningnya berada di tengah, minyaknya hanya di bagian pinggir atau masir, rasa dan aromanya enak.
Berapa lama telur asin itu dapat bertahan dari kebusukan?
Jika, cara mengasinkan baik, akan bisa bertahan dalam waktu seminggu, bahkan sampai 20 hari. Lewat dari itu telur menjadi busuk, meski sudah diasinkan.
Cara Menyimpan Telur Asin.
Telur asin dapat disimpan dalam suhu kamar maupun dalam lemari es. Namun, akan lebih baik jika penyimpanan telur asin dilakukan pada suhu 12-15 derajat C dan kelembaban udara 70-80%.
Diambil dari berbagai sumber.


Artikel Usaha Terkait  :

Bisnis Kuliner : Es Pisang Hijau


Satu lagi kuliner lezat yang dimiliki Indonesia yaitu es pisang ijo? Pernah mencicipi es ini, bagaimana rasanya?? Es Pisang Ijo merupakan salah satu makanan kuliner khas dari Makasar. Namun untuk mencicipi kelezatan es pisang ijo ini, kita tidak perlu jauh-jauh datang ke Makasar. Dalam waktu singkat es pisang ijo memang telah menyebar ke beberapa daerah di Indonesia, dan ternyata mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat.
Es pisang ijo terbuat dari pisang raja atau kepok, dibungkus dengan tepung terigu yang sudah diberi santan dan air daun pandan atau pasta pandan sebagai pewarna dan pengharum sehingga berwarna hijau, disajikan dengan saus yang diberi es serut, kacang goreng/sangrai yang ditumbuk kasar  dan sirup. Jadi kata ijo itu bukan menunjukkan bahwa jajanan ini terbuat dari pisang hijau tetapi dari tepung pembungkusnya yang berwarna hijau dari daun pandan.
Es pisang ijo memang cukup popular di banyak daerah selain daerah aslanya Makasar dan kemungkinan besar di bulan ramadhan ini, popularitas es pisang ijo akan semakin naik. Rasanya yang segar, manis, dan mengenyangkan sangat cocok sebagai teman untuk berbuka puasa. Tidak ada salahnya apabila Anda mau mencoba mengambil peluang usaha es pisang ijo di saat bulan ramadhan. Menghadirkan es pisang ijo sebagai jajanan berbuka puasa bisa menjadi suguhan baru yang menarik disamping kolak, es buah, bubur kacang hijau yang sudah biasa menjadi jajanan berbuka puasa. Ya…bisnis makanan memang akan selalu menarik untuk dilirik. Pasarnya jelas dan luas, tinggal bagaimana kegigihan usaha kita dan semangat untuk selalu berusaha mencari dan berkreasi.
Bahan:
Pisang Tepung
  1. 175 gr tepung beras, ayak
  2. 1/2 sdt garam
  3. 300 ml air
  4. 1000 ml air daun pandan/suji
  5. 50 gr tepung tapioka / sagu
  6. 6 buah pisang raja matang
Saus Putih :
  1. 800 ml santan (saya pake 1 kotak santan kara ditambahkan air sampai 800 ml)
  2. 50 gr tepung beras
  3. 75 gr gula pasir
  4. 1/2 sdt garam
  5. 1 ikat daun pandan
  6. Sirup Merah (saya pake sirup Marjan Cocopandan)
  7. Es Serut
  8. Kacang tanah sangrai
Cara Pembuatan:
Pisang Ijo :
  1. Campurkan tepung beras, garam, air, air daun pandan, dan pewarna hijau, aduk rata. Jerang di atas api kecil hingga mendidih sambil aduk-aduk agar adonan tidak berbutir. Angkat.
  2. Masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil aduk-aduk hingga kalis. Biarkan dingin sebentar.
  3. Bagi adonan menjadi 6 bagian. Bulatkan dan tipiskan hingga 1/2 cm.
  4. Balut setiap pisang dengan adonan tepung beras hingga semua bagian tertutup rata.
  5. Kukus hingga matang skira-kira 15-20 menit.
Saus Putih :
Campurkan santan, tepung terigu, gula pasir, daun pandan dan garam, aduk rata. Jerang di atas api sedang sambil aduk-aduk hingga kental. Angkat. Aduk-aduk sampai agak dingin
Penyajian : 
Dalam penyajiaannya pisang raja yang terbungkus kulit berwarna hijau ini dipotong-potong. Ambil satu buah pisang ijo, potong-potong pisang, lalu letakkan di atas piring/mangkuk. Tambahkan es serut, siram dengan sirop merah sebagai penambah rasa manis, beri saus putih, taburi kacang sangrai.
Sebagai kreasi agar berbeda dari yang lainnya sehingga lebih menarik bagi konsumen, Anda bisa menambahkan kurma, serutan keju, kismis, atau potongan buah-buahan seperti strawberry, nangka, durian dan lain-lain dalam penyajiannya. Perlu diingat juga selain keunggulan tampilan dan rasa produk, Anda juga perlu memperhatikan pemilihan tempat lokasi berjualan. Pilihlah tempat yang strategis yang sering dilewati orang. Selain itu berikan pelayanan terbaik untuk pelanggan Anda. Perhatikan juga bagaimana sikap anda dalam berjualan. Jangan anggap remeh hal ini. Bersikap cekatan, ramah dan murah senyum saat berjualan akan membuat konsumen merasa nyaman dan ini bisa menjadi jurus jitu untuk membuat konsumen agar menjadi langganan tetap es pisang ijo Anda.
Selamat mencoba dan semoga sukses..


Artikel Terkait  :

Bagaimana Langkah Mendirikan CV (Persekutuan Komanditer)

Badan usaha yang ingin menjalankan usahanya di negara kita tercinta wajib mendaftarkan diri di departemen terkait. Saya ingin menyampaikan pengalaman saya ketika mengurus perijinan ini.

Awalnya ketika ingin membuat badan usaha berbentuk CV (Persekutuan Komanditer) yang harus dilakukan pertama kali adalah mendatangi notaris. Di depan notaris kita menyatakan diri untuk membuat suatu badan usaha yang berbentuk CV. Di sini kita tinggal menyediakan fotokopi KTP, nama komanditer aktif dan pasifnya, nama perusahaan, dan pemilihan bidang usaha. Di sini biaya tergantung notaris masing-masing menurut Ibu Merry, notaris kami.

Setelah badan usaha terbentuk yang selanjutnya dilakukan adalah mendaftarkannya. Pendaftaran ini ditandai dengan adanya surat Keterangan Domisili Perusahaan, SIUP, TDP, dan Ijin Gangguan.

Setelah terbentuk buatlah Keterangan Domisili dari perusahaan. Syarat-syarat yang berlaku tergantung daerah masing-masing. Untuk di Bandung diminta syarat seperti berikut :
- Izin tetangga (tanda tangan tetangga)
- Izin pemilik gedung yang akan dijadikan kantor.
- Pengantar dari RT & RW setempat
- Fotocopy Akta pendirian/perubahan badan.
- Fotocopy Tanda lunas PBB terakhir
- Fotocopy IMB
Biaya yang saya keluarkan adalah 150 rb di kelurahan dan 150rb di kecamatan.

Yang pertama kali dilakukan adalah mendatangi Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Untuk kota Bandung berada di belakang IBCC di jalan Cianjur (deket jalan sukabumi). Dari situ nanti kita diberi berbagai formulir yang harus dilengkapi beserta surat-surat lainnya yang harus disertakan.

Di berbagai formulir itu terdapat NPWP badan. Untuk itu kita perlu mendatangi kantor pajak. Ups, rupanya untuk membuat NPWP perusahaan mesti buat NPWP pribadi. Untuk itu buatlah terlebih dahulu NPWP pribadi terlebih dahulu. Kemudian buatlah NPWP badan dengan mengisi formulir yang ada tetapi kantor pajak mensyaratkan adanya Keterangan Domisili perusahaan.

Berikut yang harus disertakan setiap memasukin titik tersebut :

NPWP pribadi
Fotokopi KTP
Formulir yang telah diisi

NPWP Badan
-Fotokopi KTP & NPWP pendiri
-Fotokopi Akta pendirian/perubahan
-Fotokopi Keterangan Domisili

IG, TDP, SIUP
*banyak. silahkan lihat di brosur dari deperindag. :-)









Source : http://mendirikanperusahaan.blogspot.com 

Santai Sejenak : Software Bom Like FB

Download gratis software ini,..
dengan software ini teman2 bisa nge bom like fb teman,caranya :
1. Pastikan dengan browser Mozila (ga pake googel chrome ato yang lain)
2.Tambahkan addons gressmonkey caranya klik : https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/greasemonkey/
3. Instal java script : http://userscripts.org/scripts/show/118373
4. Pilih beranda teman mu dan BOM Like,..
5. Semua status temanmu akan "like" semua

Selamat mencoba,....

Source  :  http://zerotod.blogspot.com/

Artikel Terkait  :

Cek Tagihan Listrik Rumah mu Online

Tips Merawat Baterai Laptop

Download Gratis Soal-Soal CPNS

Friday, 16 December 2011

Rafting Sebagai Usaha Olahraga Baru


Olahraga arung jeram di Indonesia menjadi sebuah olahraga yang sangat menarik dan menantang. Pada awalnya, olahraga ini hanya dimonopoli oleh kalangan pecinta alam, namun kini siapapun dapat menikmati dan memacu adrenalin menyusuri derasnya hempasan arus sungai dengan gampang. Tidak jauh berbeda dengan olahraga alam bebas lainnya, dalam menikmati arum jeram faktor risiko selalu mengintip di sekeliling kita. Perahu terbalik karena tak terkendali dengan baik dan penumpang terhempas keras ke batu sehingga terpelanting, atau tiba-tiba dihempas air bah, dan sebagainya merupakan resiko yang mampu membangkitkan adrenalin para rafter. Namun semua risiko itu bisa diperkecil dengan adanya prosedur keselamatan yang teruji dengan baik.
Seorang rafter yang biasa melakukan rating bisa merasakan bahwa setiap sungai mempunyai karakteristik yang berlainan. Terutama berdasar besar kecil jeram yang ada di sepanjang alirannya, mulai dari yang mudah (kelas I dan II) sampai yang sulit (kelas V). Variasi jeram tersebut akan mampu memberikan kesan yang berbeda bagi para pengarung jeram, makin tinggi tingkat kesulitan dari jeram tersebut biasanya makin asyik dan makin menantang.
Arum jeram kini bukan lagi menjadi olah raga eksklusif kaum pecinta alam saja, namun kini sudah menjadi sebuah alternatif hiburan bagi masyarakat umum. Namun, dengan meningkatnya peminat arum jeram tersebut, makin menjadikan olahraga “arus liar “ ini sebagai sebuah peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Kini, banyak kita temui operator (penyelenggara) arum jeram bermunculan tersebar di seantero negeri ini. Daerah-daerah yang kini memiliki bisnis arum jeram antara lain tersebar di Jawa Barat,Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera, dan Sulawesi.
Beberapa lokasi arum jeram yang banyak diminati antara lain:
-          Sungai Elo (Yogyakarta)
-          Sungai Progo Atas ( Yogyakarta )
-          Sungai Progo Bawah ( Yogyakarta)
-          Sungai Serayu (Purbalingga)
-          Sungai Pekalen Bawah ( Probolinggo)
-          Sungai Pekalen Atas ( Probolinggo)
-          Sungai Kasembon (Malang)
-          Sungai Sadan ( Sulawesi)
-          Sungai Citarik ( Sukabumi)
-          Sungai Cicatih ( Sukabumi)
-          Sungai Cikandang ( Garut)
-          Sungai Cimanuk ( Garut)
-          Sungai Palayangan ( Bandung)
Di lokasi sungai tersebut masing-masing mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Misalnya Sungai Citarik Sukabumi mempunyai tingkat kesulitan II-III+, kemudian Sungai Cicatih mempunyai tingkat kesulitan III-IV, Sungai Cikandang dan Cimanuk mempunyai arus yang lebih liar dan mempunyai tingkat kesulitan III-IV dengan suasana alam yang masih asri dan alami, sementara untuk Sungai Palayangan  Kabupaten Bandung bertipe speed rafting.
Di lokasi-lokasi tersebut rata-rata memasang tarif pada hari biasa (weekdays) Rp.125.000,00; sedangkan tarif pada hari Sabtu, Minggu, liburan (weekends/ holidays) Rp.150.000,00. Operator-operator tersebut juga memberikan fasilitas lain berupa soft drink, Perlengkapan standar rafting, kendaraan penjemput dari finish hingga kembali ke shelter, guide profesional, air mineral, snack, kelapa muda, makan siang dan asuransi.
Diolah dari berbagai sumber

Proposal Usaha Terkait  :

Angkringan Jogja : Usaha Makanan


Warung makan angkringan mungkin identik dengan Yogyakarta, namun konsep usaha warung makan ini bisa diterapkan dimana saja. Tidak hanya di Kota Jogja, bahkan kota – kota besar lainnya juga bisa mendirikan usaha ini. Dalam membuka warung makan ini relatif mudah dan membutuhkan modal yang tidak terlalu besar.
Konsumen penggemar angkringan, biasanya beranggapan bahwa warung makan ini selain harganya lebih murah, menu makanan di angkringan lebih lengkap dengan aneka gorengan, sate usus atau sate tusuk, ceker ayam, kerupuk, bacem tahu tempe, bacem kepala dan ekor,  tempe mendoan, pisang goreng dan tahu goreng. Dan yang paling populer di kalangan konsumen adalah sego kucing(nasi kucing), nasi seukuran kepalan tangan (sega sak kepel) ditambah sak ipit sambel bandeng, sambel teri atau oseng tempe. Sementara minumnya kita bisa menikmati aneka teh panas, wedang jahe, kopi jahe, susu jahe, wedang kopi, kopi susu, wedang tape, wedang jeruk, dll.
Konsumen
Angkringan menjadi salah satu tempat asyik untuk makan, minum bahkan hanya unutuk sekedar berinteraksi dan bersantai dengan rekan maupun kerabat. Hal ini menjadikan angkringan sebagai tempat favorit bagi semua kalangan, dari mulai anak muda, orang tua, para rakyat jelata hingga para pejabat negara pun selalu mencari angkringan tiap berkunjung ke kota Jogja. Nostalgia angkringan ala Jogja sudah menjadi rutinitas baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut.
Info Bisnis
Menurut sejarahnya, angkringan berasal dari kata angkring ataunangkring yang artinya duduk santai. Nangkring dalam bahasa Jawa berarti duduk dengan posisi nyaman, terkadang dengan mengangkat salah satu kaki ke kursi. Dengan konsep warung yang berbentuk gerobak yang ditutup dengan terpal atau tenda plastik, maka tidak sah kiranya kalau berkunjung ke Yogyakarta tidak mampir menikmati beragam aneka panganan khas rakyat kecil tersebut. Dengan uang Rp.3.000,00 kita sudah bisa memanjakan perut dengan makan nasi kucing, gorengan, ditambah satu gelas minuman hangat.
Angkringan sendiri menjadi istimewa karena interaksi sosial yang terjadi di dalamnya. Warung yang bisa menjadi contoh sebuah sistem paling sederhana yang sebenarnya pantas menjadi model untuk hubungan sosial, meskipun tidak bisa mencakup semua aspek. Egaliter atau sederajat adalah ciri khas utama warga angkringan. Tidak peduli siapa yang datang ke angkringan. Apabila ia sudah datang ke angkringan, ia harus siap berbaur tanpa memakai jabatan doktor, insinyur, pengacara, haji, atau yang lainnya. Inilah yang membuat warga angkringan menjadi akrab. Belajar mendengar orang lain sekaligus belajar menyampaikan pendapat pun menjadi aktivitas biasa yang tak membosankan, ditemani gorengan dan sesekali sruputan wedang jahe.
Suasana angkringan ditanggung Jogja banget. Kita bisa ngangkring sebetah-betahnya, bisa sendiri, berdua, bahkan rombongan tanpa khawatir diusir, hal tersebut juga dikarenakan warung-warung angkringan buka hingga dini hari. Sebuah peluang usaha yang sederhana yang bisa mendatangkan keuntungan jika anda mau terjun menggeluti usaha angkringan.
Pemasaran
Usaha angkringan pemasarannya tidak terlalu sulit, karena image murah dengan suasana santai selalu dicari para konsumen. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pelaku bisnis angkringan, hanya melalui promosi dari mulut ke mulut usaha ini sudah banyak dicari konsumen. Ciri khas yang selalu menjadi image angkringan jogja, yaitu menggunakan gerobak dan terpal untuk membuka usaha. Ciri khas tersebut secara tidak langsung memberitahukan keberadaan usaha angkringan Anda kepada para konsumen.
Kelebihan bisnis
Bisnis angkringan tidak membutuhkan modal besar, sehingga siapa saja bisa memulai bisnis ini. Selain itu saat ini banyak juragan angkringan yang menyewakan gerobak serta peralatan bisnis angkringan, bahkan ada yang sudah menyediakan lengkap dengan menu makanannya. Jadi bagi Anda yang tidak memiliki modal besar maupun tidak bisa memasak, jangan berkecil hati. Karena Anda masih bisa menjalankan bisnis ini dengan menjalin kerjasama.
Kekurangan bisnis 
Jika ditanya mengenai kekurangan usaha angkringan, sebenarnya sulit untuk menjelaskan. Karena usaha ini lebih banyak memberikan kemudahan, maka tak heran jika usaha ini banyak dijalankan orang. Sehingga persaingan bisnisnya pun sudah tidak dapat diragukan lagi, sudah sangat tinggi. Bisa jadi satu ruas jalan ada dua sampai tiga usaha angkringan yang menjajakan dagangannya.Oleh karena itu sebaiknya Anda memberikan nilai lebih pada angkringan Anda, agar pelanggan Anda tetap loyal dan tidak berpindah ke angkringan lainnya.
Kunci sukses
Salah satu kunci kesuksesan jika anda ingin membangun usaha ini adalah pemilihan lokasi, karena lokasi ini bisa mempengaruhi dari minat pembeli di sekitarnya. Di Jogja, lokasi yang paling sering dipilih untuk membuka warung angkringan antara lain: tempat mangkal ojek, taksi, becak, daerah kost – kostan, sekitar kampus-kampus, ruko – ruko, dekat dengan supermarket atau mall, pinggir jalan raya yang rame dan daerah pertokoan. Lokasi – lokasi tersebut biasanya yang bisa menghadirkan pembeli lebih banyak.
Bagi anda yang ingin memulai usaha dengan memiliki modal usaha kecil – kecilan, warung makan angkringan ini bisa menjadi salah satu alternatif usaha anda. Yang harus anda lakukan terlebih dahulu sebelum memulai usaha ini adalah melakukan survey lokasi di daerah anda. Setelah itu, anda mencari orang yang bisa mensuplay nasi dengan lauk oseng tempe atau sambal ikan teri, serta macam – macam gorengan. Anda bisa bertanya jika sudah ada warung angkringan di daerah anda, biasanya untuk mendapatkan info suplier nasi dan gorengan dari penjaga warung sangat mudah. Jika didaerah anda tidak ada yang menjadi suplier, anda bisa membuatnya sendiri dengan skala kecil – kecilan. Bahkan anda bisa menjadi suplier bahan baku tersebut, untuk dipasarkan pedagang lainnya.

Analisa Ekonominya

Kebutuhan Modal
Pembuatan Gerobak                              : Rp 1.500.000
Terpal / Tenda                                 : Rp   150.000
Peralatan Masak
(Ceret 3bh,Gelas,Sendok,Anglo/Tempat Arang)    : Rp   400.000
Stock Bumbu dapur
(Gula,Es Balok,Teh,Jeruk,Jahe,Susu Kaleng,Kopi Sachet,Arang)                                                 : Rp   100.000+
TOTAL                                          : Rp 2.100.000

Omset per hari
Nasi kucing 50 x 1.000  : Rp    50.000
Minuman 75 x 1.000      : Rp    75.000
Snack 50 x 500          : Rp    25.000+ (sistem konsinyasi)
TOTAL                   : Rp   150.000

Omset per bulan
Rp 150.000 x 30 hari     :Rp 4.500.000

Biaya Operasional / bln
Bahan baku
( Rp 75.000/hari x 30 ) :Rp 2.250.000
Membayar konsinyasi snack
(50 bh x @Rp 400 x 30 hr):Rp   600.000
iuran listrik            :Rp    25.000+
TOTAL                    :Rp 2.875.000

Laba Bersih per bulan 
( Rp 4.500.000 - Rp 2.875.000 ) = Rp 1.625.000

ROI (Return of Investment)
( modal awal : laba bersih per bulan ) = < 2 bulan

Source  :  http://lh5.ggpht.com/
Proposal Usaha Terkait  :
Proposal Usaha Sate Ayam
Proposal Usaha Gorengan
Proposal Usaha Keripik Singkong