Thursday, 5 January 2012

Budidaya Ikan Kerapu


Ikan kerapu atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Groupers” merupakan salah satu jenis ikan yang belakangan ini mulai diminati pasar lokal maupun internasional. Kelezatan dagingnya yang sangat gurih dan tingginya kandungan gizi yang terdapat pada seekor ikan kerapu, menjadikannya sebagai produk komoditas perikanan yang memiliki harga jual cukup mahal. Tidaklah heran bila kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan sebagian pelaku usaha sebagai alternatif peluang bisnis baru yang menjanjikan untung besar setiap bulannya.
Konsumen
Jenis ikan kerapu yang saat ini mulai digemari masyarakat yaitu ikan kerapu macan, kerapu lumpur dan kerapu bebek. Melihat permintaan pasar yang semakin tinggi, sekarang ini target pasar yang bisa Anda bidik antara lain konsumen rumah tangga, pelaku bisnis kuliner serba seafood, pedagang ikan di pasar tradisional, maupun para pengepul dan eksportir yang membutuhkan stok ikan kerapu untuk memenuhi kebutuhan pasar mancanegara.

Info Bisnis

Pada dasarnya ikan kerapu merupakan salah satu jenis ikan demersal yang berkembang di perairan berkarang. Biasanya jenis ikan ini hidup di antara tumpukan karang-karang atau di dalam gua yang terdapat di dasar perairan. Namun seiring dengan permintaan pasar yang terus meningkat, sekarang ini ikan kerapu mulai dibudidayakan dengan memanfaatkan lokasi yang ada di sekitar warga. Misalnya saja dengan memanfaatkan empang untuk budidaya kerapu lumpur, atau menggunakan kolam semen maupun Keramba Jaring Apung (KJA) untuk membudidayakan ikan kerapu bebek.
Nah, bagi Anda yang tertarik menjalankan usaha budidaya ikan kerapu, berikut ini kami informasikan beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum akhirnya menjalankan peluang usahatersebut.
  1. Proses budidaya diawali dengan dengan memilih benih yang baik. Biasanya benih yang baik memiliki ukuran 2-3 ons/ ekor, bebas penyakit, memiliki warna sisik yang cerah, dan tidak cacat.
  2. Sebelum melakukan penebaran benih, sebaiknya lakukan adaptasi terlebih dahulu pada benih ikan kerapu yang akan Anda tebar, hal ini penting agar ikan tidak stress dan mulai bersahabat dengan kondisi lingkungan budidaya. Selanjutnya, lokasi dibersihkan dan direnovasi agar lebih kuat.
  3. Penebaran benih bisa Anda lakukan pada saat cuaca sedang sejuk (pilih pagi atau sore hari). Selanjutnya pastikan suhu antara 24-31°C serta tingkat kepadatan kolam yang tidak terlalu tinggi (ukuran 1,5 x 3 x 3 meter berisi ± 500 benih), hal ini perlu Anda perhatikan karena ikan kerapu memiliki sifat kanibal.
  4. Pada saat penebaran benih, ikan bisa diberi pakan berupa pelet. Setelah 3 sampai 4 hari, pakan ikan yang berupa pelet bisa dikombinasikan dengan ikan rucah (potongan ikan). Pemberian pakan sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari.
  5. Masa panen ikan kerapu biasanya disesuaikan dengan ukuran ikan yang diminati pasar, yakni dengan berat antara 500-1000 gram. Agar ikan tidak mengalami stres, sebaiknya lakukan pemanenan pada saat pagi atau sore hari.  Pada saat panen, pelaku usaha budidaya ikan kerapu bisa melakukannya secara selektif (sesuai dengan keinginan konsumen) maupun secara keseluruhan pada saat permintaan pasar sedang melonjak.
  6. Selanjutnya untuk penanganan pasca panen, yang perlu Anda perhatikan yaitu proses distribusi dari tempat budidaya ke tangan para konsumen. Kesegaran ikan kerapu harus terjaga agar kualitasnya tidak menurun. Jadi, selama proses pengangkutan Anda bisa memanfaatkan drum plastik yang berisi 2/3 air laut dengan jumlah kepadatan ikan ± 50 ekor/drum.
Kelebihan Bisnis
Membudidayakan ikan kerapu memang menjanjikan untung yang cukup besar. Selain harga jualnya yang cukup tinggi, ikan kerapu memiliki tingkat pertumbuhan yang cukup cepat, sehingga para pelaku bisnis bisa memenuhi permintaan pasar lokal maupun kebutuhan pasar ekspor yang semakin hari semakin meningkat pesat.
Disamping itu, ikan kerapu memiliki kebiasaan hidup di perairan dasar. Hal ini ternyata cukup menguntungkan para pelaku usaha, karena ketika volume air di lokasi pembudidayaan bertambah banyak (meluap), ikan yang termasuk dalam jenis demersal ini tidak ikut hanyut terbawa arus air. Ikan kerapu juga tidak banyak beraktivitas di dasar air, sehingga menghindarkannya dari tindakan pencurian. Jadi, resiko kerugian yang mengancam para pelakubisnis budidaya ikan kerapu bisa sedikit diminimalisir.
Kekurangan Bisnisikan kerapu 200x150 Usaha Budidaya Ikan Kerapu Kini Semakin Laku
Ada keuntungan pasti juga ada resiko kerugian, begitu juga dalam menjalankan bisnis budidaya ikan kerapu. Salah satu kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha yaitu adanya keterbatasan benih. Selama ini para petani ikan kerapu masih mengandalkan benih dari hasil tangkapan nelayan, hal ini dikarenakan bibit dari Balai Pembenihan ukurannya masih terlalu kecil dan harganya juga cukup mahal.
Selain itu, faktor kegagalan panen juga sering menghantui para petani ikan kerapu. Biasanya ancaman kegagalan dikarenakan adanya hama dan penyakit yang menyebabkan kematian pada ikan, adanya bencana alam yang merusak kondisi keramba maupun empang, serta ancaman pencurian ikan pada malam hari.

Strategi Pemasaran

Biasanya pemasaran ikan kerapu dilakukan dalam keadaan masih hidup. Sebab, harga jual ikan kerapu segar bisa mencapai dua kali lipat ikan kerapu yang dijual dalam keadaan mati. Biasanya para pelaku bisnis budidaya ikan kerapu memasarkan produk unggulannya ke para pedagang ikan segar di pasar tradisional, menyetorkannya langsung ke beberapa restoran besar yang menyediakan menu seafood, serta melalui jasa agen maupun para pengepul yang akan melanjutkan distribusinya hingga pasar mancanegara.
Selama ini jangkauan pasar ikan kerapu ternyata tidak hanya berhasil memenuhi kebutuhan pasar nasional namun juga berhasil mencukupi permintaan pasar internasional. Beberapa negara besar seperti Cina, Taiwan dan Hongkong, menjadi target utama para petani ikan kerapu untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka. Tidak heran bila sekarang ini harga jual ikan kerapu masih cenderung tinggi, sebab permintaan pasar dunia masih sangat terbuka lebar dan kapasitas produksi para petani masih sangat rendah.
Kunci Sukses
Untuk mengurangi resiko kerugian dalam membudidayakan ikan kerapu, hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah pemilihan bibit yang benar-benar unggul, pemilihan lokasi budidaya yang tepat, serta menjaga kualitas air agar terhindar dari pencemaran dan serangan hama maupun penyakit yang bisa menyebabkan kematian pada ikan. Bila sarana dan prasarana dalam pembudidayaan ikan kerapu bisa terjaga dengan baik, maka hasil panen yang diperoleh petani juga tidak kalah berkualitas.
Analisa Ekonomi

Asumsi
Budidaya ikan kerapu lumpur dengan memanfaatkan empang seluas 1000 m2
Menampung bibit 500 ekor dengan lama panen ± 6 bulan.

Modal awal
Instalasi tambak                           Rp 2.500.000,00
Rumpon paralon                             Rp 1.500.000,00
Bibit 100 kg x @ Rp 35.000,00              Rp 3.500.000,00+
Total biaya investasi                      Rp 7.500.000,00

Biaya operasional per periode panen
Pakan ikan curah (@ Rp 1.500,00 x 960 kg)  Rp 1.440.000,00
Tenaga kerja (@ Rp 500.000,00 x 6 bulan)   Rp 3.000.000,00
Biaya perlengkapan (sarung tangan, drum)   Rp   300.000,00
Biaya transportasi (@ Rp 300.000,00 x 6)   Rp 1.800.000,00
Biaya penyusutan                           Rp   300.000,00+
Total                                      Rp 6.840.000,00

Omset per periode panen
Berat ikan rata-rata 0,4 - 1,2 kg dengan harga jual Rp 65.000,00/kg
Penjualan 450 ekor dengan berat 0,5 kg :
225 kg x Rp 65.000,00               =      Rp 14.625.000,00

Laba bersih per bulan
Laba bersih per periode panen :
Rp 14.625.000,00 - Rp 6.840.000,00  =      Rp 7.785.000,00

Laba bersih per bulan :
Rp 7.785.000,00 : 6 bulan           =      Rp 1.297.500,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)=      ± 6 bulan

Source  :  bisnisukm.com

Peluang Usaha Terkait  :
Usaha Es Pisang Hijau
Membuat Telur Asin
Usaha Angkringan

Usaha Jajanan Klepon Kuliner Tradisional


Jajanan yang satu ini juga tak kalah menarik jika dijadikan bisnis jajanan. Bagaimana tidak, hampir semua orang menyukainya. Dengan rasa yang manis legit dan kenyal banyak orang yang menggemarinya. Yah itu dia jajanan klepon. Klepon atau kelepon adalah sejenis makanan tradisional Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok jajan pasar. Terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk seperti bola-bola kecil dengan isi gula kelapa (gula Jawa) kemudian direbus dalam air mendidih lalu disajikan dengan parutan kelapa.
Selama ini kita hanya menjumpainya dipasar-pasar tradisional dengan kemasan yang cukup sederhana dan tidak memiliki jaminan mutu. Bagaimana jika anda mengambil celah ini, maksudnya adalah anda bisa memanfaatkan celah ini sebagai peluang usaha dengan membuat kelepon dengan kemasan yang lebih baik. 
Lantas bagaimana caranya? Anda bisa mengemasnya dengan kemasan yang lebih menarik, misalnya dengan kotak kardus dan dialasi dengan daun atau kertas lilin terlebih dahulu. Kemasan kardus disertai dengan memberikan pelabelan dan jaminan mutu produk anda (kehalalan produk dan standar mutu) dengan mendaftarkan pada dinas jaminan mutu yang berwenang.
Dengan memberikan kejelasan jaminan mutu, konsumen akan semakin percaya dengan mutu produk anda termasuk kehalalannya. Karena saat ini konsumen sudah mulai banyak sadar akan makanan yang dikonsumsinya, maka dari itu dengan adanya jaminan mutu konsumen akan lebih memilih produk anda.
Nah, Sekarang anda tak ragukan jika akan memulai bisnis pembuatan klepon ini, karena klepon yang anda buat akan memiliki nilai tambah dibandingkan dengan produk lainnya. Dengan pembuatan klepon yang tidak repot, mudah, serta menggunakan bahan-bahan yang cukup terjangkau akan memberikan keuntungan bagi anda yang ingin berbisnis jajanan ini.
Bahan dasar pembuatan kelepon adalah dari tepung ketan putih, dengan rasa manis dari gula aren di balut dengan parutan kelapa, dan warna hijau didapat dari warna alami daun pandan suji. Berikut ini adalah proses pembuatannya:
Bahan:
  1. 100gr tepung ketan
  2. 75ml air panas
  3. ½ sendok teh garam
  4. 50gr gula jawa
  5. pewarna hijau dari daun suji
Taburan:
  1. 100gr kelapa parut
  2. ½ sendok teh garam
Cara membuat
  1. Campur tepung ketan dengan garam kemudian tuang air panas. Uleni hingga kalis
  2. Tuang pewarna hijau ,aduk rata.
  3. Ambil 1sdm adoanan isi dengan gula jawa lalu bulatkan
  4. Rebus dalam air mendidih higga mengapung
  5. Gulingkan diatas taburan kelapa.


Source  :  http://www.belindo.com/ 

Peluang Usaha terkait  :



Bisnis Mukena Lukis


Bisnis memang tidak akan pernah sepi jika permintaan tetap saja ada. Apapun bisnisnya selama kita bisa memainkan peran dengan melirik berbagai peluang yang ada disekitar kita, bisnis itu akan menjadi milik kita.
Seperti halnya dengan bisnis mukena. Memang bisnis mukena sudah banyak yang memainkannya, mulai mukena bordir, mukena sulam, mukena yang mudah dibawa kemana-mana, mukena payet dan yang lainnya. Tapi bagaimana dengan bisnis mukena lukis?! Mukena lukis sekarang memang telah menjadi tren baru untuk mode mukena. Mukena ini berbahan katun atau mori yang dilukis dengan lukisan aneka bunga sehingga lebih mempercantik motif mukena.
Pembuatan mukena ini seperti halnya melukis diatas kanvas, hanya saja melukisnya pada kain yang akan dibuat untuk mukena. Ada tiga teknik melukis mukena ini, pertama teknik bali handpainting, yaitu teknik melukis dengan menggunakan kuas seperti benar-benar di atas kanvas. Yang kedua adalah teknik airbrush, yaitu dengan menggunakan mesin airbrush, dan yang ketiga teknik melukis dengan menggunakan cat kuas biasa. Cat yang digunakan untuk melukis mukena ini adalah cat tekstil sehingga tidak perlu khawatir lukisan ini akan luntur.
Jika kita pandai untuk memanfaatkan peluang ini dengan memanfaatkan tren baru mode mukena pasti anda akan bisa menikmati keuntungannya.
Berikut ini adalah 4 alasan anda berbisnis mukena:
1.    Mukena merupakan kebutuhan sandang primer bagi muslimah.
2.    Mukena cantik dibutuhkan hingga hari akhir.
3.    Populasi muslimah di indonesia lebih dari 100 juta jiwa
4.    Berpotensi pengembangan bisnis pakaian muslim atau penjual mukena lainnya

Source  :  bisnisukm.com

Peluang Usaha Terkait   :

Wednesday, 4 January 2012

Bisnis Kuliner : Nasi Rawon


Maraknya berbagai varian makanan baru yang kini mulai bermunculan meramaikan persaingan pasar. Ternyata tidak menyurutkan popularitas makanan tradisional di mata para konsumen. Bahkan, ditengah perkembangan teknologi dan gaya hidup masyarakat yang semakin modern, saat ini banyak pelaku bisnis makanan yang sengaja mengangkat kembali beragam menu tradisional ke kelas yang lebih tinggi. Sehingga sampai hari ini, keberadaan makanan tradisional dapat diterima pasar dengan sangat baik.
Dikenal sebagai negara kepulauan, Indonesia tentunya memiliki kekayaan makanan tradisional yang sangat beragam dari masing-masing daerahnya. Kondisi ini sangat menguntungkan masyarakat kita, mengingat potensi tersebut bisa dijadikan sebagai salah satupeluang bisnis yang memberikan untung besar bagi pelakunya.
Lihat saja prospek bisnis masakan padang yang sampai saat ini masih diburu banyak konsumen, warung sate madura yang banyak digemari masyarakat dari berbagai kalangan, sampai bisnis makanan rawon khas Jawa Timur yang saat ini sudah mulai dikembangkan dengan sistem franchise hingga ke berbagai daerah. Ini menjadi salah satu bukti, bahwa bisnis makanan tradisional semakin diburu pasar.  Jadi, sangatlah tepat bila Anda menjadikan makanan tradisional sebagai salah satu ide bisnis di bidang kuliner yang cukup menjanjikan.
Nah, untuk membantu para pembaca yang sedang mencari peluang usaha di bisnis makanan. Minggu ini kami informasikan salah satu ide bisnis dari makanan tradisional, yaitu rawon, sebagai peluang usaha yang bisa Anda jalankan. Kira-kira modal apa saja yang dibutuhkan? Dan bagaimana cara memulainya? Mari kita bahas bersama-sama.
Konsumen
Meskipun makanan ini berasal dari daerah Jawa Timur, namun menu makanan ini sudah banyak digemari masyarakat di luar daerah. Sehingga target pasar yang bisa Anda bidik juga sangat luas, mencakup semua kalangan masyarakat di berbagai daerah. Karena makanan tersebut cukup bersahabat dengan konsumen menengah ke atas, maupun konsumen menengah ke bawah.
Info produk
Persiapan yang dibutuhkan untuk memulai bisnis makanan dengan menu tradisional rawon, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bisnis makanan lainnya. Yang membedakan hanya proses produksinya saja, karena rawon dibuat dengan bumbu khas yang menjadi ciri khusus makanan tersebut. Untuk lebih jelasnya, berikut kami informasikan persiapan yang dibutuhkan serta resep pembuatan rawon yang bisa Anda coba.
Persiapan mengelola usaha :
1. Siapkan peralatan dan perlengkapan usaha. Peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan antara lain etalase, peralatan masak, kompor, alat makan, meja dan kursi, serta perlengkapan pendukung lainnya.
2. Pilih lokasi usaha yang strategis. Untuk memulai usaha ini, Anda bisa memilih lokasi usaha yang ramai dilalui konsumen. Misalnya memilih lokasi yang dekat dengan sekolah, kampus atau perkantoran.
3. Tawarkan harga yang sesuai. Karena menu rawon bisa disajikan di restoran mewah sampai di warung tenda kaki lima, maka sebaiknya tawarkan harga sesuai dengan target pasar Anda. Biasanya satu porsi rawon dihargai mulai dari Rp  6.000,00 sampai Rp 15.000,00.
4. Perhatikan mutu produk. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika menjalankan bisnis makanan adalah menjaga cita rasa produknya. Oleh sebab itu, perhatikan kesegaran bahan baku yang Anda gunakan untuk membuat rawon. Terutama keluaknya, karena rasa khas rawon dihasilkan dari bumbu tersebut. Pilih keluak yang benar-benar tua, sehingga warna dan cita rasa yang dihasilkan bisa lebih nikmat.
Resep rawon
Asumsi resep ini untuk 3-4 orangnasi rawon 200x141 Bisnis Makanan Tradisional Semakin Diburu Pasar
Bahan:
300 gram daging sapi yang agak berlemak
2 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
1 batang serai, dimemarkan
2 cm lengkuas/laos, dimemarkan
Garam dan merica secukupnya
6 gelas air
2 sdm minyak goreng
Bumbu yang dihaluskan:
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
4 butir kemiri
3 buah keluak, diambil isinya
2 buah cabai merah
Pelengkap:
Taoge pendek
Telur asin
Kerupuk Udang
Sambal Terasi
Mentimun
Cara Membuat:
- Potong daging sapi menjadi kotak-kotak kecil
- Selanjutnya, panaskan 2 sdm minyak goreng. Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum bersama serai, lengkuas, daun salam dan daun jeruk. Kemudian tambahkan garam dan merica secukupnya
- Kemudian, di dalam panci yang sudah diisi 6 gelas air, masukkan potongan daging sapi dan bumbu yang telah ditumis, rebus sampai daging sapi matang dan empuk. Apabila air mengering, tambahkan lagi air sesuai selera
- Hidangkan dalam keadaan panas, bersama tambahan pelengkapnya (seperti nasi putih, tauge pendek, telur asin, kerupuk udang, sambal terasi, dan mentimun)
Kelebihan bisnis
Modal usahanya yang tidak terlalu besar, sehingga memberikan peluang bagi siapa saja untuk bisa memulai usaha makanan dengan murah. Jadi, bagi Anda yang memiliki modal terbatas, tidak perlu khawatir. Yang terpenting adalah, modal skill Anda untuk memasak rawon dengan enak.
Disamping itu, kelebihan lainnya adalah besarnya minat konsumen rawon yang tersebar di berbagai daerah. Kondisi ini sangat menguntungkan para pelaku usaha, karena peluang pasar bisnis rawon kini semakin hari semakin meluas, seiring dengan perkembangan bisnis makanan.
Kekurangan bisnis
Selain kelebihan bisnis yang memberikan keuntungan besar bagi para pelakunya, berjualan rawon ternyata juga memiliki kendala serta resiko bisnis yang sering menghambat jalannya usaha tersebut. Beberapa kendala bisnis yang sering muncul antara lain tingginya persaingan pasar di bisnis kuliner, serta adanya kenaikan harga bahan baku utama pembuatan rawon (daging sapi) pada waktu-waktu tertentu.
Pemasaran
Untuk menghadapi kendala persaingan pasar yang cukup tinggi, Anda bisa menggunakan strategi pemasaran dengan memasang spanduk besar atau banner yang bertuliskan nama usaha serta menu andalan yang Anda tawarkan, di depan lokasi usaha. Dengan begitu, akan memudahkan Anda melakukan branding produk kepada para konsumen, sehingga masyarakat yang melewati sekitar lokasi tersebut mulai mengenal usaha rawon milik Anda.
Selain itu strategi promosi yang bisa digunakan yaitu membagikan brosur atau pamflet di sekitar lokasi usaha. Cara tersebut cukup membantu Anda dalam menarik minat para konsumen untuk mampir di warung rawon Anda. Tentunya, strategi ini juga memungkinkan para konsumen untuk ikut mempromosikanwarung makan Anda kepada orang lain, melalui promosi dari mulut ke mulut.
Kunci sukses
Yang menjadi kunci sukses dalam menjalankan bisnis makanan adalah kualitas rasa yang ditawarkan makanan tersebut. Oleh karena itu, ciptakan rawon yang benar-benar nikmat. Agar para konsumen tidak segan-segan datang kembali ke warung Anda. Selanjutnya untuk menjaga loyalitas konsumen, berikan pelayanan prima kepada setiap konsumen Anda. Dengan demikian, konsumen akan merasa nyaman dan senang ketika menikmati rawon di warung Anda.
Analisa Ekonomi

Asumsi
Masa pakai etalase, serta meja dan kursi yaitu 3 tahun
Masa pakai alat masak (kompor, panci, ulekan, dll) yaitu 1 tahun
Masa pakai alat makan (piring, sendok, gelas, garpu, dll) selama 1 tahun

Modal awal
Etalase untuk display makanan               Rp 1.500.000,00
Meja dan kursi                              Rp   800.000,00
Peralatan masak                             Rp   500.000,00
Peralatan makan                             Rp   400.000,00 +
Total                                       Rp 3.200.000,00

Selama pemakaian peralatan mengalami penyusutan dengan perhitungan berikut :
Penyusutan etalase, serta meja dan kursi : 1/36 x Rp 2.300.000,00 = Rp  63.900,00
Penyusutan alat masak                    : 1/12 x Rp 500.000,00   = Rp  41.700,00
Penyusutan alat makan                    : 1/12 x Rp 400.000,00   = Rp  33.300,00 +
Total penyusutan                                                    Rp 138.900,00

Biaya operasional per bulan
Belanja bahan Rp 150.000,00/hari  x 30 hari  Rp 4.500.000,00
Gas elpiji 3 kg @ Rp 17.000,00 x 8 tabung    Rp   136.000,00
Gaji 1 orang karyawan                        Rp   750.000,00
Biaya sewa tempat per bulan                  Rp   500.000,00
Biaya listrik dan kebersihan                 Rp   150.000,00
Biaya transportasi                           Rp   300.000,00
Biaya penyusutan                             Rp   138.900,00 +
Total                                        Rp 6.474.900,00

Omset per bulan
Penjualan rawon per hari rata-rata 40 porsi dengan harga jual Rp 6.000,00/porsi
Penjualan rawon : 40 x @ Rp 6.000,00 x 30 hr Rp 7.200.000,00
Minuman : 40 gelas x @ Rp 1.500,00 x 30 hr   Rp 1.800.000,00
Total                                        Rp 9.000.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 9.000.000,00 - Rp 6.474.900,00    =       Rp 2.525.100,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan) =       1,3 bulan

Source  :  http://www.boplo.net/images/nasi_rawon.jpg dan 
Peluang Usaha Terkait  :
Bagaimana Pembuatan Mie
Jualan Bumbu Masak
Bisnis Puding

Bisnis Gadget Baru Untung Meroket


Memasuki awal tahun 2012, berbagai macam peluang bisnis pun mulai bermunculan menawarkan segepok keuntungan bagi para pelakunya. Salah satunya adalah bisnis elektronik yang menawarkan aneka produk gadget terbaru untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin hari mengalami peningkatan cukup tajam.
Melihat perkembangan industri gadget yang belakangan ini mengalami peningkatan, tentunya tidak terlepas dari minat masyarakat yang begitu besar terhadap produk tersebut. Aneka macam produk gadget seperti handphone, komputer tablet, serta peralatan elektronik lainnya kini mulai membanjiri pasaran dan diperkirakan nilai pasar industri ini bisa mencapai angka ratusan triliun rupiah. Sehingga tidak heran bila saat ini beragam peluang bisnis seputar gadget mulai dikembangkan masyarakat umum sebagai alternatif tepat untuk mendapatkan untung besar setiap bulannya.
Konsumen
Sampai hari ini produk-produk gadget masih dianggap sebagai salah satu barang elektronik yang cukup mewah di kalangan masyarakat. Sehingga wajar adanya bila sebagian besar penggemar barang gadget adalah masyarakat kelas menengah atas serta kalangan anak muda yang senang mengikuti perkembangan teknologi modern saat ini.

Info Bisnis

Untuk memulai bisnis jual beli gadget, pada dasarnya kita tidak harus memiliki tempat usaha yang berukuran luas. Yang terpenting adalah kelengkapan produk yang ditawarkan dan lokasi usaha yang strategis, misalnya saja di pusat perbelanjaan, di sentra jual-beli barang elektronik, serta di pusat keramaian seperti di sekitar komplek perkantoran, kampus, dan lain sebagainya.
Setelah semua persiapan usaha telah dipersiapkan, selanjutnya pahami terlebih dahulu beberapa peraturan penting dalam menjalankan bisnis gadget. Ada beberapa peraturan dari pemerintah yang mengatur jual-beli barang gadget, antara lain sebagai berikut :
  1. Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 19 tahun 2009. Peraturan ini mengatur kewajiban produsen dan importir produk telematika dan elektronika yang memberikan pelayanan purna juat tersebut terdapat 25 produk saja.
  2. UU Perlindungan Konsumen nomor 8 tahun 1999 khususnya pasal 8 menyatakan tiap pelaku usaha dilarang memproduksi atau memperdagangkan barang atau jasa yang tidak mencantumkan info dan yang tidak mencantumkan info dan petunjuk penggunaan barang dalam bahasa Indonesia sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
  3. Selain itu, dalam pasal 7 ayat 1 menyebutkan produsen atau importir produk telematika dan elektronika wajib mendaftarkan petunjuk penggunaan dan katu jaminan ke perdagangan dalam negeri khususnya ke direktorat bina usaha dan pendaftaran perusahaan.
  4. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 29 tahun 2008 mengenai sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi menyatakan seluruh alat dengan fungsi komunikasi wajib memiliki sertifikat.
  5. Pengecualian di dalam pasal enam yang menyatakan pembelian di luar negeri diperbolehkan dengan maksimal dua barang. Ditambah, pembelian tersebut untuk keperluan tertentu seperti penelitian sehingga tidak diperjualbelikan.
Kelebihan Bisnis
Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup yang semakin modern, kedepannya tingkat kebutuhan masyarakat akan produk-produk gadget seperti smartphone dan komputer tablet diperkirakan akan mengalami lonjakan yang semakin pesat. Apalagi sekarang ini inovasi-inovasi produk gadget terbaru terus bermunculan dengan menawarkan beragam teknologi canggih bagi para calon konsumen, sehingga tidak heran bila daya tarik produk gadget semakin tinggi dan prospek pasarnya semakin hari kian terbuka lebar.
Kekurangan Bisniskomputer tablet 200x137 Gadget Terbaru, Diburu Konsumen Untungnya Makin Moncer
Untuk menjalankan bisnis jual beli gadget tentunya dibutuhkan modal usaha yang tidak sedikit. Sebab, sebagian besar produk gadget memiliki harga beli yang cukup tinggi, dan cenderung peka terhadap pergantian trend. Jadi, sebagai pelaku usaha kita harus jeli melihat perkembangan trend teknologi terbaru dan pintar-pintar mengatur perputaran modal. Hal ini penting agar stok persediaan barang yang ditawarkan selaluup to date, dan bisnis Anda dikunjungi banyak konsumen.

Strategi Pemasaran

Untuk memperluas jangkauan pasar bisnis gadget, Anda bisamembuka toko online atau memanfaatkan situs jejaring sosial untuk mempromosikan produk-produk gadget terbaru hingga berbagai pelosok daerah. Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan omset penjualan dengan mengikuti berbagai macam event pameran komputer dan teknologi yang diadakan pihak swasta maupun pemerintah. Melalui event tersebut, Anda bisa memberikan penawaran diskon menarik serta membagikan brosur maupun pamflet kepada para pengunjung pameran untuk menginformasikan daftar harga serta produk yang kita tawarkan. Strategi pemasaran tersebut cukup efektif, sehingga jangkauan pasar yang kita miliki semakin luas dan peluang mendapatkan omset besar setiap bulannya semakin terbuka lebar.
Kunci Sukses
Yang terpenting dalam menjalankan bisnis jual beli gadget adalah kejelian Anda dalam memenuhi permintaan pasar. Karenanya, Anda harus benar-benar jeli mengikuti perkembangan produk terbaru yang sedang diburu konsumen, dan menawarkan harga bersaing untuk menarik minat pelanggan.
Selanjutnya, Anda juga bisa menawarkan sistem one stop shoppinguntuk membangun loyalitas konsumen. Misalnya saja dengan menawarkan aneka produk gadget dari yang seri lama hingga seri terbaru, memberikan jasa purna jual (servis gratis selama masa garansi), layanan upgrade aplikasi, berbagai macam aksesoris untuk mempercantik produk gadget, serta masih banyak lagi penawaran-penawaran lainnya yang bisa Anda berikan kepada para konsumen.
Analisa Ekonomi

Modal awal
Sewa tempat 1 tahun                        Rp 20.000.000,00
Renovasi dan display tempat usaha          Rp  5.000.000,00
Komputer                                   Rp  4.000.000,00
Kulakan produk                             Rp 70.000.000,00+
Total                                      Rp 99.000.000,00

Peralatan display dan komputer mengalami penyusutan sebagai berikut :
Alat display :1/60 bulan x Rp 5.000.000,00 Rp  83.300,00
Komputer : 1/48 bulan x Rp 4.000.000,00    Rp  83.300,00+
Total penyusutan per bulan                 Rp 166.600,00

Biaya operasional
Biaya sewa/ bulan : Rp 20.000.000,00 :12   Rp  1.666.700,00
Stok produk (tablet, smart phone, dll)     Rp 30.000.000,00
Biaya gaji 2 orang : @ Rp 900.000,00 x 2   Rp  1.800.000,00
Biaya listrik                              Rp    500.000,00
Biaya telepon                              Rp    400.000,00
Biaya promosi                              Rp  1.500.000,00+
Total                                      Rp 35.866.700,00

Omset per bulan 
Penjualan gadget per bulan :
Penjualan smart phone dengan harga rata-rata :
@ Rp 2.000.000 x 10 buah                   Rp 20.000.000,00
Penjualan tablet dengan harga rata-rata :
@ Rp 5.000.000,00 x 7                      Rp 35.000.000,00+
Total                                      Rp 55.000.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 55.000.000,00 - Rp 35.866.700,00        Rp 19.133.300,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)       5,2 bulan

Source : bisnisukm.com
Peluang Usaha Terkait  :
Jualan Handphone Second
Buka Usaha Servis Handphone
Membuat Skin Laptop